Pokja Akreditasi MIRM RSUD Bulukumba Lakukan Rapat Koordinasi

Pokja Akreditasi MIRM RSUD Bulukumba Lakukan Rapat Koordinasi
Rapat Koordinasi Pokja MIRM RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, di aula pertemuan lantai 2 gedung manajemen RSUD, Rabu (8/5). (Foto : Fitriani Lestari)

KabarMakassar.com -- Gerak cepat kelompok kerja (Pokja) Manajemen Informasi dan Rekam Medik (MIRM) RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, dalam menindaklanjuti hasil kunjungan benchmark di RS Salamun Bandung, yang dengan cepat melakukan rapat koordinasi antar anggota Pokja.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mereview dokumen akreditasi versi 2012 dengan akreditasi versi SNARS edisi 1.

Rapat yang digelar diaula pertemuan lantai 2 gedung manajemen RSUD, dihadiri oleh ketua Pokja MIRM, Asnani, S.Kep,M.Kes. Dalam pertemuan tersebut, dirinya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini penting dilakukan untuk melihat kembali apa-apa saja yang diperlukan dalam survei SNARS nanti oleh tim surveyor.

"Ini merupakan langkah awal yang dilakukan untuk mengidentifikasi terkait kelengkapan dokumen yang dimiliki oleh pokja MIRM, dan pertemuan ini juga bertujuan meminta saran dan pendapat dari para anggota pokja demi kelancaran proses penilaian nanti," beber Asnani, pada Rabu (8/9).

Kelompok Kerja (Pokja) Manajemen Informasi dan Rekam Medik (MIRM) merupakan 1 dari 15 pokja akreditasi yang ada di RSUD Bulukumba, yang nantinya sama-sama akan dilakukan survei SNARS edisi 1 oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada September mendatang.

Hadir pula dalam rapat koordinasi tersebut, yakni koordinator umum pokja keperawatan Kuraisy, SKM,M.Kes. yang menyambut baik terselaksana rapat koordinasi tersebut.

Menurutnya, ini merupakan tindakan nyata oleh Pokja pasca melakukan kunjungan kerja di Bandung.

"Jadi telah terlihat jelas, bahwa teman-teman Pokja secara tidak langsung telah menepis anggapan miring orang-orang terkait kunjungan RSUD ke Bandung" katanya.

Olehnya itu, dirinya mengajak kepada seluruh pegawai rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pemberian pelayanan kesehatan terutama asuhan keperawatan kepada pasien.

Tak lupa, ia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut berpartisifasi dalam memberikan citra positif terhadap RSUD.

"RSUD ini milik kita semua, olehnya itu kita semua memiliki peran penting terhadap baik buruknya citra RSUD dimasyarakat. Sehingga dukungan dari semua elemen sangat diperlukan sebagai suppor kami dalam memberikan pelayanan" harap Kuraisy.

Penulis : Fitriani Lestari

Editor : Nor Syakila