Manajer PT Malea Siap Tampung Aspirasi Masyarakat Lembang Buakayu

Manajer PT Malea Siap Tampung Aspirasi Masyarakat Lembang Buakayu
Foto: Bantaran sungai tertimbun sehingga air meluap masuk di perkebunan dan persawahan warga. Kamis (9/5)

KabarMakassar.com -- Usai di demo masyarakat lembang Buakayu kecamatan Bongga Karadeng kabupaten Tana Toraja. Manajer PT Malea angkat bicara kamis (09/05) tadi ia bersama masyarakat lembang Buakayu mendatangi kantor PT Malea kemudian mereka ke kantor DPRD Tana Toraja serta Kantor Bupati Tana Toraja.

"Namanya juga aspirasi kita terima aja selama aspirasi tersebut ada dasarnya maka kami dari pihak PT Malea siap menampung."Jelas Sakur, sambil kita pelajari apa permasalahan yang di akibatkan dari PT Malea atau bukan. Kata Sakur 

Sakur menjelaskan "Soal ke rusakan sawah dan kebun warga itu saya rasa kemarin sudah di jelaskan dari BPBD kalau tanggal 28 itu Sulawesi Selatan akan di landa banjir bandang. Makanya saya tidak mau terlau angkat bicara karena takutnya masyarakat menilai bahwa PT Malea itu mau membela diri. 

Biarkan pemerintah yang berbicara sesuai dengan data-data nya karena itu suda di sampaikan kepalah BPB". Ungkap Sakur

"sakit soal penimbunan bantaran sungai itu tidak benar. Tapi yang di lakukan PT Malea itu menimbun bahu jalan dan meninggikan bahu jalan bukan bantaran sungai." Kata Sakur. Lanjut Sakur "semuanya masalah ini kami serahkan kepada pemerintah untuk mengecek langsung apa ka PT Malea melanggar atau bagaimana." imbuhnya 

Sakur juga membantah bahwa "Project tidak bisa di mulai kalau tidak ada amdalnya Info dari siapa Malea tidak punya amdal" Tutup Sakur saat di hubungi melalui Hp miliknya.

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Prisatno