Program JKN-KIS Setia Menemani Hingga Hari Tua

Program JKN-KIS Setia Menemani Hingga Hari Tua
Ne Sikko (94 tahun). Penerima KIS segmen PBI APBN ini sangat bersyukur karena berkat program pemerintah dirinya dan keluarga terjamin kesehatannya dan dapat merasakan manfaat dari program JKN-KIS secara gratis karena dibiayai oleh pemerintah.

KabarMakassar.com -- Setiap orang akan menjadi tua, menjadi tua dan tetap sehat adalah dambaan setiap orang. Akan tetapi, harapan menjadi tua dan tetap sehat tentu saja tidak mudah apalagi jika pola hidup yang buruk dilakukan selama bertahun-tahun sewaktu muda.

Siapa yang tidak ingin sehat sampai usia tua nanti. Setiap orang pasti mendambakan kehidupan berkualitas hingga akhir usia mereka. Demikianlah yang juga didambakan oleh Ne Sikko, Warga Tanete, Dusun Buntu Lalong Sopai, Kabupaten Toraja Utara.

Di usianya yang sudah memasuki 94 tahun, Ne Sikko masih terlihat segar dan masih mampu melakukan aktivitas sehari-hari, bahkan dari pengakuannya Ne Sikko masih dapat melakukan pekerjaan berat seperti menjahit.

“Upa’na tae siapa kubela tama rumah saki’. Biasari malimpu ulungku kumane male ma’paressa lako pustu (Bersyukurnya selama ini saya belum pernah dirawat di rumah sakit. Terkadang hanya jika merasa sakit kepala lalu pergi ke Puskesmas untuk kontrol), ”ungkapnya ketika ditemui oleh Tim Jamkesnews.com di rumahnya, Selasa (02/04).

Penerima KIS segmen PBI APBN ini sangat bersyukur karena berkat program pemerintah dirinya dan keluarga terjamin kesehatannya dan dapat merasakan manfaat dari program JKN-KIS secara gratis karena dibiayai oleh pemerintah. Untuk masyarakat yang tergolong berokonomi rendah, ia merasa sangat terbantu dengan kehadiran program ini.

Meskipun dirinya masih terlihat sehat namun tidak dapat dipungkiri jika sudah memasuki usia senja tubuh makin rentan terhadap penyakit, dikarenakan sistem imun tubuh yang semakin melemah.

Terkadang jika sewaktu-waktu tekanan darahnya naik, ia dibawa oleh anak atau cucunya untuk memeriksakan diri di Puskesmas terdekat. Dan bersyukurnya proses pelayanan kesehatan yang diperolehnya pun baik dan tidak dibeda-bedakan. Yang jadi fokusnya sekarang adalah cukup menjalani masa tuanya dengan baik karena untuk masalah pelayanan kesehatan pun sudah ada Program JKN-KIS yang meng-cover.

Di akhir perbincangan, harapan Ne sikko beserta keluarganya pun disampaikan. Harapannya adalah agar program ini tidak berhenti dan terus lanjut membantu masyarakat banyak utamanya bagi masyarakat yang kurang mampu sepertinya.
 

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Prisatno