Ratusan Mahasiswa Makassar Peringati Aksi AMARAH

Ratusan Mahasiswa Makassar Peringati Aksi AMARAH
Aksi AMARAH Mahasiswa UMI Makassar di jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.

KabarMakassar.com -- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali melakukan aksi April Makassar Berdarah (AMARAH) didua titik, dimana para mahasiswa berziarah di makam di pekuburan Panaikang dan juga menggelar aksi didepan Rektorat kampus UMI, Rabu (24/4).

Tidak hanya itu ratusan mahasiswa juga turun ke jalan dan melakukan aksi teatrikal dengan menggunakan simbol jenazah memperingati AMARAH di jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Aksi yang tiap tahunnya digelar untuk memeringati tragedi 23 tahun silam ini, juga sekaligus sebagai momen untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa yang menganggap bahwa ada kebijakan dalam kampus Universitas Muslim Indonesia yang bersifat kontradiksi dan segala hal yang terkait dengan kekerasan akademis.

"Momentum tahun ini berbeda dengan tahun-tahun kemarin karena kali ini rujukannya selain untuk memperingati, aksi ini kami merujuk kepada kebijakan-kebijakan yang kontradiksi di dalam kampus, yaitu salahsatunya tentang pelarangan memperingati aksi AMARAH lewat surat edaran dan buku saku pada pasal 26 ayat 10-11 dan segala hal yang terkait dengan kekerasan akademis” kata Sahrul, Koordinator aksi Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) UMI. 

Sahrul juga menyampaikan dalam aksi ini juga bertujuan untuk mengkritisi setiap hal yang berkaitan dengan pungli, "Dimana masih ada sampai hari ini di kampus beralmamater hijau ini," tambahnya. 

Pihak Rektorat UMI dalam hal ini Wakil Rektor III, Prof Dr H La Ode Husen mengatakan dihadapan mahasiswa menanggapi tentang tuntutan terkait pelarangan dalam memperingati AMARAH akan dibaca dan ditindaklanjuti ulang. 

"Terkait peraturan yang ada di buku saku, akan saya baca ulang, kalau memang perlu di revisi kita akan revisi," ujar Wakil Rektor III, Prof Dr H La Ode Husen.

Setelah menyalurkan aspirasinya Mahasiswa aliansi ini bergerak melakukan longmarch ke pekuburan Panaikang untuk melakukan doa bersama. Aksi yang berlangsung sekitar satu jam ini berjalan dengan damai dan kondusif meski menimbulkan kemacetan disepanjang jalan Perintis Kemerdekaan Depan kampus UMI sampai pekuburan Panaikang

Tragerdi Amarah terjadi pada 24 April 1996 saat mahasiswa demonstrasi menuntut kenaikan harga BBM yang berdampak naiknya tariff angkot yang berujung tewasnya tiga mahasiswa saat terjadi bentrokan antara mahasiswa dan TNI.

Penulis : Herlin Sadid

Editor : Fritz Wongkar