Dua Hari Terseret Arus Sungai, Siswa SMP Ditemukan Meninggal

Dua Hari Terseret Arus Sungai, Siswa SMP Ditemukan Meninggal
Tim Basarnas menemukan jasad Aswad yang terseret arus banjir sungai selama dua hari, (Foto: Indah sari/KabarMakassar.com).

KabarMakassar.com -- Tim gabungan terdiri dari TRC BPBD Luwu, TRC BPBD Palopo, Basarnas Palopo, unsur TNI, Tagana, PMl dan dibantu masyarakat akhirnya menemukan siswa SMP, Aswad (14 tahun) tak bernyawa di area Pelabuhan Balambang Desa Puti, Kecamatan Bua Kabupaten Luwu, Senin (22/4).

Sebelumnya Aswad sedang mencuci mobilnya di Sungai Kandoa, saat hujan deras air sungai menghantam tubuh Aswad hingga terseret. Selama dua hari ia terseret arus sungai hingga ditemukan meninggal dunia.

Sekretaris BPBD Luwu, Hasta yang menerima laporan pada pukul 17.30 wita langsung menurunkan personil, untuk melakukan pencarian hingga malam hari, Sabtu (20/4) lalu.

Pencarian dilanjutkan pada pagi hari dipimpin langsung oleh Karyadi sebagai Korlap dari TRC BPBD Kabupaten Luwu, seperti yang dilansir dari Dinas Kominfo Luwu.

"Korban selama dua hari terseret arus banjir di Sungai Kandoa, ia ditemukan tak bernyawa," ujar Hasta.

Penulis : Indah Sari

Editor : Fritz Wongkar