Hapus Keraguan dengan Manfaat Program JKN-KIS

Hapus Keraguan dengan Manfaat Program JKN-KIS
Foto: Tidak hanya masyarakat yang kurang mampu bahkan karyawan pun sudah banyak yang merasakan kemudahan dan kepastian dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Salah seorang yang telah merasakannya adalah Luther Bullung (56). Rabu, (13/3/19)

KabarMakassar.com -- Tidak dapat dipungkiri lagi sekarang ini telah banyak kalangan masyarakat Indonesia yang sudah merasakan manfaat menjadi peserta Program JKN-KIS. Tidak hanya masyarakat yang kurang mampu bahkan karyawan pun sudah banyak yang merasakan kemudahan dan kepastian dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Salah seorang yang telah merasakannya adalah Luther Bullung (56).

Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai karyawan toko ini mengatakan bahwa program BPJS ini sangat berperan penting, bukan satu kali saja bahkan beberapa kali ia pernah merasakan manfaat kartu JKN-KIS mulai dari penanganan sakit ringan ataupun harus menjalani opname di rumah sakit.

“Menjadi tulang punggung keluarga dengan profesi sebagai karyawan toko dengan status tenaga harian, untuk biaya hidup saja masih kurang belum lagi jika badan tiba-tiba drop dan harus berakhir di rumah sakit selama beberapa hari rasanya beban terasa makin berat. Untungnya sekarang sudah ada kartu KIS. Awalnya saya sempat ragu mendaftarkan diri sebagai peserta karena harus bayar iuran tiap bulan melihat kebutuhan hidup yang juga tidak sedikit, tapi setelah dengar dari teman yang sudah langsung merasakan manfaatnya, saya pun mengambil inisiatif untuk melakukan pendaftaran menjadi peserta mandiri kelas 3," ceritanya saat ditemui tim Jamkesnews, Rabu (13/3/2019).

Ia mengatakan keraguannya di awal benar-benar terhapus oleh manfaat yang diberikan. Semenjak mendapat perawatan tanpa terkendala biaya pengobatan, ia menjadi semakin bersyukur dan tak lupa juga untuk rutin membayar iuran setiap bulannya.

“Rasanya membayar iuran pun menjadi tidak berat lagi. Bayangkan jika saya tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan, harus berapa kali lipat biaya yang saya keluarkan. Ya daripada terlambat, lebih baik antisipasi saja mulai dari sekarang biar nanti tidak terbebani lagi dengan masalah biaya," lanjutnya.

Pria ini beberapa saat yang lalu juga kembali mengeluh sakit yang teramat dan tidak nyaman pada bagian bawah perutnya. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ia mengalami hernia atau lebih sering dikenal sebagai usus turun. Meskipun dapat terjadi pada siapapun, faktanya kondisi ini lebih sering dialami oleh laki-laki berusia di atas 40 tahun. Lalu sesuai dengan indikasi medis, Luther disarankan untuk melakukan operasi.

“Kalau sekarang justru tidak pikirkan masalah biaya lagi, hanya berharap semoga operasi saya nantinya berjalan baik, soalnya kalau persyaratan semua dipenuhi pasti tidak susah dan prosesnya juga berjalan dengan lancar, "tambah Luther.

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Prisatno