27 Napi Lapas Makale Menggunakan Hak Pilihnya

27 Napi Lapas Makale Menggunakan Hak Pilihnya
Foto: personil pengamanan TPS XI Rutan selama pemungutan suara Pemilu 2019, Rabu, (17/4)

KabarMakassar.com -- Pemilihan umum (pemilu) merupakan ajang lima tahunan untuk memilih para pemimpin bangsa dimanan menurut peraturan perundang-undangan, setiap warga negara yang telah genap berusia 17 tahun berhak untuk memilih.

Tidak terkecuali dengan para narapidana yang ada di lapas kelas II B Makale Tana Toraja, sebanyak 47 narapidana yang terdaftar dalam DPT (daftar Pemilih Tetap) menggunakan hak pilihnya dengan baik di TPS Khusus Lapas Tana Toraja. 

Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait, dalam kesempatannya mengatakan bahwa "Para narapidana (napi) dan tahanan yang berada di wilayah hukum Republik Indonesia termasuk di Toraja, mempunyai hak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden pada April 2019 dan menurut ketentuan undang-undang bahwa para pemilih harus mempunyai e-KTP jika tidak terdaftar dalam DPT". Jelas Julianto, Rabu (17/4) .

“Sebanyak 27 Tahanan Polres Tana Toraja, juga kita titipkan dalam Lapas kelas II B Tana Toraja dalam rangka keamanan serta agar para Tahanan tersebut dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak, sebagaimana ketentuan yang berlaku". Tutup Kapolres Tana Toraja 

Sementara itu, personil pengamanan TPS XI Rutan Kel. Bombongan Kec. Makale Bripka Abrianto Kalembang mengatakan "bahwa dari hasil pemantauan selama pemungutan suara Pemilu 2019, para narapidana terlihat sangat antusias menggunakan hak pilihnya dan semuanya berjalan dengan aman dan tertib.

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Prisatno