Masa Tenang Pilpres, Dispar Tator Terima Kunker BP2D Sulsel

Masa Tenang Pilpres, Dispar Tator Terima Kunker BP2D Sulsel
Foto Bersama Dinas Pariwisata Tana Toraja bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (15/4). (Foto : Andarias Padaunan)

KabarMakassar.com -- Memasuki masa tenang kampanye Pemilihan Presiden 2019 Dinas Pariwisata Tana Toraja menerima kunjungan kerja Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (15/4).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja Rospita Napa Biringkanae menyambut baik kunjungan rombongan BP2D Sulsel dengan memberikan jamuan beragam kuliner khas menarik Tana Toraja.

"Kami juga sudah punya BPPD Toraja. Diharapkan BPPD Sulsel bisa melakukan sinergitas antar badan promosi daerah," kata ibu yang biasa disapa ibu Napa ini.

Dia berharap event-event Tana Toraja bisa masuk dalam Calender of Even (CoE) Sulawesi Selatan 2019.

"Beberapa event memang tidak masuk dalam CoE Sulsel tahun ini. Kita berharap BP2D SS membantu promosi event toraja" ujarnya

Sementara itu Direktur Eksekutif BP2D Sulsel, Hendra Nick Arthur menawarkan kabupaten Tana Toraja bisa mendukung gerakan promosi pariwisata serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

Adapun item kegiatan event yang akan masuk dalam CoE Sulsel tahun ini, kata dia akan segera di koordinasikan dengan Pemprov Sulsel agar Tana Toraja bisa menjadi event prioritas dalam agenda kalender event provinsi Sulawesi Selatan.

Sebelumnya Pelaksana Tugas Kadisbudpar Provinsi Sulsel, Muhammad Firda mendukung program gerakan promosi bersama lintas kabupaten/kota se-Sulsel itu.

"Ini sebuah terobosan program inovatif. Semoga penjajakan MoU ini bisa mendapat respon positif dari Pemkab/kota" ucapnya.

Pejabat Asisten Pembangunan Pemprov Sulsel ini mengaku telah mengeluarkan nota dinas untuk mendukung kegiatan dan operasional unsur pelaksana BP2D Sulawesi Selatan untuk kelancaran penjajakan kerjasama promosi lintas kabupaten/kota itu.

Ini kunjungan dinas perdana yang dijalankan Unsur Pelaksana BP2D Sulsel. Kita berharap ada hasil yang optimal melalui penjajakan MoU daerah. Ini akan memperkuat positioning destinasi andalan Sulsel di Toraja," ujarnya.

Dia berharap gerakan promosi bersama ini bisa menjadi percontohan Sulsel sebagai 10 daerah yang telah masuk dalam program pengembangan Halal Tourism Nasional.

Sementara itu, penandatanganan MoU gerakan promosi serentak 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan itu akan dilaksanakan pada pembukaan Sultan Halal Fest yang akan digelar di Monumen Mandala pada 10 - 20 Juni 2019 mendatang.

 

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Nor Syakila