Ada Lima Potensi Investasi di Luwu Utara

Ada Lima Potensi Investasi di Luwu Utara
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat memanen Rumput Laut, (ist).

KabarMakassar.com -- Di usia yang akan menginjak angka 19 tahun pada 27 April mendatang, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) memiliki pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibandingkan Provinsi Sulawesi Selatan dan Indonesia. 

Kabupaten yang dipimpin bupati perempuan tersebut, memiliki pertumbuhan ekonomi di angka 7,6 persen, sedangkan Sulsel berada di angka 7,23 persen, dan Indonesia yang hanya mampu bertumbuh di 5,2 persen.

Menurut data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Luwu Utara yang ditampilkan pada IndoGreen Environment  and Forestry Expo 2019, ada beberapa potensi investasi di Luwu Utara:

1. Sapi

Luwu Utara siap menjadi sentra pembibitan sapi potong untuk Indonesia. Tercatat populasi ternak sapi mencapai 27.963 ekor. Sebanyak 6.779 ekor di antaranya adalah sapi jantan dan 10.111 ekor sapi betina produktif atau akseptor yang berpotensi untuk dilakukan inseminasi buatan.

Untuk mendukung target menjadi sentra pembibitan sapi, Pemerintah Luwu Utara telah menyiapkan 500 ha lahan. Jenis sapi Brahman, Simental, dan Limosin menjadi andalan Pemkab Lutra. Jika dibandingan dengan tahun 2016, populasi sapi Luwu Utara hanya 26.455 ekor sapi potong dengan sumbangan terbesar berasal dari Kecamatan Sukamaju 5.469 ekor.

2. Kerbau

Luwu Utara juga merupakan penghasil ternak kerbau yang cukup tinggi. Tercatat dari data 2015, Luwu Utara memiliki kerbau yang tersebar di semua kecamatan yang populasinya mencapai 14.218 ekor. Seko menjadi daerah penghasil terbanyak, dengan jumlah 5.265 ekor sapi.

3. Rumput Laut

Sektor budidaya rumput laut jadi perhatian khusus Dinas Perikanan Luwu Utara. Pasalnya produksi rumput laut gracilaria dan katonik di Luwu Utara merupakan komoditas ekspor. Pada tahun 2015 produksi rumput laut gracilaria mencapai 143,990 ton. 

Adapun kecamatan penghasil rumput laut gracilaria di Luwu Utara yakni Malangke Barat, Malangke, Bone-bone, dan Tana Lili.

4. Bandeng

Lutra merupakan daerah yang memiliki garis pantai yang cukup panjang, maka potensi pengembangan usaha perikanan juga sangat besar, baik perikanan budidaya maupun perikanan tangkap.

Realisasi produksi ikan bandeng sepanjang 2015 mencapai 6.995 ton. Di Luwu Utara ada empat kecamatan jadi sentra produksi ikan bandeng yakni Malangke, Malangke Barat, Bone-bone, dan Tana Lili.

Untuk mengembangkan sektor perikanan, dinas perikanan melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis secara rutin kepada seluruh kelompok tani pembudidaya ikan.

5. Udang

Pemkab Lutra juga gencar melakukan sosialisasi/budidaya Udang Vaname, karena udang ini adalah salah satu jenis udang introduksi yang belakangan banyak dibudidayakan karena potensinya yang sangat baik dan tahan penyakit.

Penulis : Indah Sari

Editor : Fritz Wongkar