Sirkuit Balap Sidrap, Mirip Sirkuit MotoGP Losail di Qatar

Sirkuit Balap Sidrap, Mirip Sirkuit MotoGP Losail di Qatar
Sirkuit Puncak Mario yang berada di wilayah Kecamatan Kulo, Sidrap.

KabarMakassar.com -- Kabupaten Sidenreng Rappang atau lebih dikenal Sidrap, wilayah di Sulawesi Selatan yang memiliki berbagai tempat wisata salahsatunya yang paling banyak di kunjungi wisatawan adalah Sirkuit Puncak Mario yang berada di wilayah Kecamatan Kulo, Sidrap.

Pada Tahun 2016 silam, mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meresmikan secara simbolis yang ditandai dengan penandatanganan prasasti proyek pada peringatan HUT ke-672 Kabupaten 
Sidrap di kompleks SKPD Sidrap, Jl Harapan Baru, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (18/2/16) lalu.

Pembangunan Sirkuit Puncak Mario tahap pertama dengan anggaran Rp 4.4 miliar dan tahap dua membutuhkan anggaran Rp7.908 miliar. Sehingga total anggaran pembangunan sebesar Rp 12 miliar.

Pada masa pemerintahan H. Rusdi Masse Bupati Sidrap dua periode 2008 - 2018, menghadirkan sirkuit ini, selain untuk meningkatkan efek ekonomi dari sisi Pariwisata, juga membantu anak muda yang hobi balap menyalurkan bakatnya sehingga mengurangi balap liar yang meresahkan warga.

Sirkuit Puncak Mario yang berada di wilayah utara Sidrap tepatnya diatas perbukitan ini sudah beberapa kali menjadi lokasi pelaksanaan Kejuaraan Nasional dari berbagai kelas termasuk gelaran Sidrap Prix.

Pembangunan Sirkuit Puncak Mario Sidrap ini, kreatornya adalah pebalap senior Hokky” Duck” Krisdianto. 

Pebalap asal Magelang Jawa Tengah ini diminta oleh mantan Bupati Sidrap H. Rusdi Masse untuk mendesain sirkuit yang jauh lebih layak untuk balap motor.

 Sirkuit Puncak Mario memiliki luas 7 hektare yang posisinya berada pegunungan. Sehingga telihat seperti sirkuit Losail, Qatar, yang biasanya menggelar balapan MotoGP.

Sirkuit ini mempunyai panjang lintasan totalnya 1.400 kilometer dengan lebar 8 meter dan memiliki sebanyak 700 titik lampu penerang. Sehingga, Sirkuit Puncak Mario berskala nasional terkenal dengan balapan malam.
 

Penulis : Sukardi

Editor : Fritz Wongkar