Transportasi Alternatif 'Beseang' di Sungai Jeneberang

 Transportasi Alternatif  'Beseang' di Sungai Jeneberang
Alternatif Transportasi 'Beseang' di Sungai Jeneberang penghubung Makassar-Gowa (Foto : Mirwanto)

KabarMakassar.com-- Sungai Jene'berang menjadi batas wilayah antara Kota Makassar dan kabupaten Gowa. Khusus Desa Taeng yang masuk wilayah gowa sebagian besar warganya pendatang dari makassar tentunya punya aktifitas di kota Makassar.

Di desa ini terdapat akses alternatif untuk ke kota makassar dengan jasa transportasi 'Beseang' dengan tarif sekali menyebrang sungai 2 ribu.

Saat di mintai keterangan Daeng Sikki salah satu pemilik Beseang mengatakan kalau sudah memulai usaha jasa transportasi ini sejak 10 tahun lalu, dari 1 armada beseang kini beliau punya 4 armada dan mempekerjakan 8 orang.

Tiap 1 armada beseang ada 2 orang yang mengoperasikannya, tiap harinya 8 orang itu bergantian dari pagi-siang atau siang-malam untuk melayani warga Taeng yang menggunakan jasa Beseang untuk alternatif transportasinya.

"Sebagian besar warga yang memang bergantung dengan beseang ini lebih memilih langganan bulanan dengan tarif 60rb/bulannya. Bahkan kami kadang tidak menagih bagi warga yang tak membawa serta motornya naik ke perahu kami" ucap Sikki

Harapan beliau ke pemerintah tak usah buang-buang anggaran untuk membuat jembatan cukup tambahkan saja armadanya karena jasa trasportasi ini selain ramah lingkungan juga membantu ekonomi rakyat.

"Kan banyak warga yang pengangguran kami ajak untuk bekerja" pangkasnya.

Penulis : Mirwanto

Editor : Nor Syakila