Mengukir Sejarah, Lori Walikota Perempuan Pertama di Chicago

Mengukir Sejarah, Lori Walikota Perempuan Pertama di Chicago
Lori Lighfoot terpilih sebagai Wali Kota Chicago (Int)

KabarMakassar.com-- Pertama kali dalam sejarah Chicago akan dipimpin oleh seorang perempuan berkulit hitam

Pemilihan wali kota Chicago 2019 digelar pada 26 Februari dengan diikuti 14 kandidat. Sementara pemilu putaran kedua yang diikuti dua kandidat teratas digelar 2 April lalu.

Lori Lightfoot (56), seorang mantan jaksa federal dan pengacara, memenangkan pemilihan putaran kedua yang digelar pada Selasa (2/4), dan akan mengambil sumpah jabatan pada 20 Mei mendatang.

Tak hanya itu, wali kota terpilih juga telah secara terbuka mengakui bahwa dirinya adalah seorang lesbian.

Lightfoot yang belum pernah memegang jabatan terpilih memperoleh 74 persen suara, unggul dari kandidat putaran kedua lainnya, Toni Preckwinkle, yang menjabat sebagai kepala eksekutif Cook County,yang hanya meraih 26 persen.  

Seperti halnya Lightfoot, Preckwinkle juga seorang perempuan berkulit hitam.

Sepanjang sejarah, sejak 1837, Chicago baru pertama kali dipimpin oleh seorang wali kota perempuan dan juga berkulit hitam.

Lightfoot akan menggantikan Rahm Emanuel yang memutuskan tidak melanjutkan masa jabatannya untuk kali ketiga.

Chicago, sebagai kota terbesar ketiga di AS, yang dikenal sebagai kota di mana kesepakatan antara orang dalam dan partai politik yang berkuasa telah berkembang selama puluhan tahun.

Menurut pakar politik, Evan McKenzie, profesor ilmu politik di Universitas Illinois, terpilihnya Lightfoot menjadi bukti penolakan seluruh warga Chicago atas permainan politik tingkat wali kota.

Sementara pesaingnya, Preckwinkle (72), yang telah berpuluh-puluh tahun memegang jabatan terpilih di tingkat lokal, justru tidak terpilih karena para pemilik suara yang sepakat ingin mengguncang balai kota.

Warga Chicago telah muak dengan kekerasan bersenjata di kota mereka yang lebih banyak dibanding kota-kota besar Amerika lainnya, menuntut pemerintah kota mengambil tindakan tegas atas peraturan kepemilikan senjata api.

"Orang-orang berharap sesuatu yang berbeda akan datang, dan terpilih untuk hal itu merupakan sesuatu yang luar biasa," kata Lightfoot kepada wartawan, dikutip AFP.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Nor Syakila