Unras HPMT di Depan Kantor Bupati Jeneponto

Unras HPMT di Depan Kantor Bupati Jeneponto
Foto: Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan pelajar mahasiswa turatea (HPMT) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Jeneponto. Kamis, (4/4)

KabarMakassar.com -- Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan pelajar mahasiswa turatea (HPMT) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Jeneponto. Kamis, (4/4).

Aksi yang di lakukan para demonstran dengan tuntutan meminta Bupati jeneponto untuk mencopot di rektur dan bendahara RSUD Latopas Jeneponto, aspirasi ini kami sampaikan karena banyaknya keluhan masyarakat atas pelayanan rumah sakit yang begitu buruk.

"Kondisi rumah sakit umum jeneponto sudah bukan tempat untuk mengobati orang sakit tetapi sebaliknya sekarang rumah sakit yang banyak penyakit, karena selain pelayanannya buruk masih banyak persoalan lain di antaranya gedung dan fasilitas seperti Ac dan kipas angin tidak berfungsi, sehingga pasien harus menahan pengap di ruang perawatan. "Tegas Herdiawan DT Ketum PB HPMT.

Lanjut Herdiawan "ketersediaan obat selalu habis, listrik yang sering kali di segel, pasien penggunna BPJS tetap dibebani biaya pelayanan, limbah medis masih menumpuk mengancam keselamatan masayarakat sekitar dan tenaga kesehatan di rumah sakit, di tambah lagi dengan anggaran akreditasisudah dianggarkan selama tiga tahun dari 2016 sampai 2018 tetapi rumah sakit masih belum berstatus akreditasi". Tutup Herdiawan.

Edi subarga juga menambahkan "kondisi rumah sakit yang begitu memprihatikankan kami duga kuat adanya konspirasi antara direktur serta bendahara dalam pengelolaan keuangan di rumah sakit dan adanya indikasi korupsi didalamnya.

Kasus indikasi korupsi RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto tahun anggaran 2016, 2017 dan 2018 sudah HPMT laporkan ke kantor kejaksaan tinggi Sulsel sementara dalam proses penyelidikan.

Aspirasi kami diterima langsung Bapak Bupati, Sekda, direktur dengan bendahara rumah sakit dan pihak pemerintah kami harap bisa mengambil tindakan tegas dan secepatnya memberikan solusi atas persoalan di rumah sakit". Tutup Edi

Penulis : Sukardi

Editor : Prisatno