Dua Planet Baru Ditemukan Berkat AI

Dua Planet Baru Ditemukan Berkat AI
Artificial Intelligence(AI)(Int)

KabarMakassar.com-- Google dan K2 dari Teleksop Luar Angkasa Kepler milik NASA berhasil menemukan 2 planet baru berkat Teknologi kecerdasan buatan 'Artificial Intelligence'(AI). 

Alat dengan AI ini dirancang oleh Anne Dattilo, dilansir dari SpaceRef, untuk menemukan dua planet tersebut, tim astronom yang dipimpin oleh Anne Dattilo ini menciptakan algoritma yang dapat menyaring data dari teleskop Kepler. 

Proses tersebut juga akan membantu para astronom untuk menemukan lebih banyak planet yang terlewatkan yang bersembunyi di data Kepler.

Dattilo menjelaskan bahwa proyek ini memerlukan algoritma baru karena data yang diambil selama misi Kepler K2 ini berbeda secara signifikan dari yang dikumpulkan selama misi Kepler berlangsung.

Anggota tim lainnya termasuk anggota NASA Sagan di Universitas Austin, Andrew Vanderburg menjelaskan bagaimana algoritma ini dan AI lainnya akan memainkan peran penting dalam pencarian planet mirip Bumi dalam waktu dekat.

"AI akan membantu kita mencari data secara urut. Jika kita ingin mengetahui jumlah total planet, kita harus tahu berapa banyak planet yang kita temukan tetapi kita juga harus tahu berapa banyak planet yang kita lewatkan," kata salah satu astronom Universitas Texas, Andrew Vanderburg.

Untuk diketahui, dua planet baru yang ditemukan terletak di rasi bintang Aquarius. Keduanya, diberi nama K2-293b dan K2-294b, mereka tertarik pada bintang yang masing-masing terletak 1.300 dan 1230 tahun cahaya dari tata surya.

Kedua planet juga memiliki periode orbit yang pendek, panas, dan sedikit lebih besar dari Bumi. Algoritma (AI) juga diprediksi dapat membantu menemukan planet lain lagi dengan mencari semua data K2, atau sekitar 300.000 bintang. Teknologi AI ini juga dapat digunakan oleh penerus Kepler, TESS, yang diluncurkan kurang dari setahun yang lalu.

Kepler meninggalkan beberapa temuan penting salah satunya Kepler berhasil menemukan 2.600 planet di luar tata surya, beberapa di antaranya dapat menjadi tempat yang menjanjikan bagi kehidupan manusia.

Analisis terbaru dari penemuan Kepler menyimpulkan bahwa 20 hingga 50 persen bintang yang terlihat di langit malam, cenderung memiliki planet yang kecil dan terletak di dalam zona layak huni.

Penulis : Redaksi

Editor : Nor Syakila