Warga dan Mahasiswa Kepung Bupati Toraja Tolak Wisata Halal

Warga dan Mahasiswa Kepung Bupati Toraja Tolak Wisata Halal
Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae tiba-tiba didatangi sekolompok mahasiswa dan masyarakat Tana Toraja terkait penolakan wisata halal. Bupati yang baru saja hendak menuju Gedung DPRD Tana Toraja dicegat dan dipaksa menandatangani surat penolakan wisata halal di Toraja.

KabarMakassar.com -- Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae tiba-tiba didatangi sekolompok mahasiswa dan masyarakat Tana Toraja terkait penolakan wisata halal. Bupati yang baru saja hendak menuju Gedung DPRD Tana Toraja dicegat dan dipaksa menandatangani surat penolakan wisata halal di Toraja.

Saat puluhan massa yang tergabung dalam mahasiswa dan masyarakat Toraja. Ia pun bergegas meninggalkan massa dan menolak tandatangan dan menuju ruangb gedung DPRD Tana Toraja, Rabu (13/3).

Aksi massa terebut dicegat beberapa aparat kepolisian dan TNI, dimana pendemo memaksa Nicodemus tandatangani penolakan wisata halal di Toraja.

Saat ditanya soal penolakan wisata halal, Nico mengatakan jika dirinya sudah sepakat menolak wisata halal masuk Toraja. Namun dirinya sebelumnya masih berkoordinasi dengan Gubernur apakah penerapan wisata halal bisa dilakukan di Toraja apa tidak.

Bupati Nicodemus Biringkanae kepada massa menyatakan bahwa kalau Dewan sudah menolak, ia pun meminta sama-sama menolak. " Kalau dewan sudah menolak yah..kita tolak saja," singkat Nico.

Namun massa yang melakukan aksi pun menolak pernyataan tersebut, bahkan beberapa massa meminta secara tertulis agar Bupati jelas menolak wisata halal tersebut berada di bumi lakipadada. Bahkan langkah bupati terhenti saat menolak tandatangan diatas materai 6000 yang disiapkan massa yang mengepung Gedung DPRD Tana Toraja.

"Jangan beri jalan Bupati, kalau tidak tandatangan,"ujar salahsatu sekolompok mahasiswa dan masyarakat Tana Toraja.

Tak mampu berjalan ke Gedung DPRD Tana Toraja, Bupati berjalan kaki menuju salahsatu cafe di Depot 99 Makale untuk menghindari massa. Namun saat bertemu di lokasi tersebut barulah Bupati Nico membubuhi tandatangan dan massa pun bubar.

Sebelumnya Wakil Bupati, Victor Datuan Batara dan Ketua DPRD Wellem Sambolangi menemui massa yang menolak wisata halal. Namun massa menolak dan menginginkan Bupati yang membuat pernyataan.

HIngga kini situasi di gedung DPRD yang sempat di kuasai mahasiswa berlangsung kondusif, usai Bupati resmi menandatangani penolakan wisata Halal di Toraja.

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Fritz Wongkar