Legislator DPRD Bulukumba Terima Aspirasi Warga Benteng Gantarang

Legislator DPRD Bulukumba Terima Aspirasi Warga Benteng Gantarang
Anggota DPRD Bulukumba (Ist).

KabarMakassar.com -- Para legilator DPRD Bulukumba, yang dipimpin Ketua DPRD H. Andi Hamzah Pangki, menerima aspirasi masyarakat desa Benteng Gantarang, Selasa (19/2). Selain ketua DPRD aspirasi warga juga diterima Ketua Komisi D Muhammad Bakti dari Fraksi Gerindra , Andi Muhammad Ahyar, dan Hj. Hilmiqti Asip dari Fraksi Bulukumba Hebat masing dari Partai PKS dan Hanura, dan pimpinan dan tiga anggota DPRD.

Di ruang aspirasi sekretariat DPRD. para warga desa Benteng Gantarang dan menerima tuntutannya menyampaikan agar pembangunan infrastruktur di beberapa ruas jalan dijadikan skala prioritas atau diutamakan dalam proses penganggaran. 

Menurut mereka ada ruas jalan yang belum pernah tersentuh sama sekali oleh pembangunan sejak Bulukumba ada, sehingga mereka menganggap ada diskriminasi dalam pembangunan terhadap desa benteng Gantarang.

Menganggapi penyampaian masyarakat ketua DPRD H. Andi Hamzah Pangki menyampaikan jika dirinya bersama anggota DPRD dari Gantarang akan menjadikan Desa Borong loe sebagai prioritas pada tahun anggaran selanjutnya, baik itu pada Pembahasan anggaran APBD perubahan jika ada dana DAK. 

Begitupula dengan politisi Gerindra, Muhammad Bakti Azis mengapresiasi masyarakat dan pemuda Desa Benteng Gantarang yg telah menyampaikan kondisi desa Benteng Gantarang sehingga hal tersebut menjadi referensi dalam pembangunan selanjutnya namun dirinya sempat menyampaikan permohonan maafnya kepada demostran.

"Saya bersama anggota DPRD dari Dapil Gantarang berjanji akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur didesa benteng Gantarang jika kami kembali mendapatkan amanah,  tapi jika tidak mohon maafkan kami yg telah berjanji," ungkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut andi Muhammad Ahyar menyampaikan keinginan terbesar untuk menuntaskan pembangunan, "Kami berkeinginan untuk menuntaskan pembangunan tapi karena keterbatasan kemampuan daerah sehingga ada pengurangan program," tutupnya.

Penulis : Fitriani Lestari

Editor : Fritz Wongkar