Mendikbud Janji Perbaiki Sekolah Rusak dan Prioritaskan Guru Honorer

Mendikbud Janji Perbaiki Sekolah Rusak dan Prioritaskan Guru Honorer
Guru Honorer (ilustrasi).

KabaraMakassar.com -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi, didampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, melepas peserta Jalan Sehat Gebyar Pendidikan, di Lapangan Hasanuddin, Makassar, Minggu (17/2). 

Di acara tersebut Muhadjir berjanji akan menuntaskan seluruh persoalan yang dihadapi guru saat ini. Selama empat tahun terakhir, Muhadjir mengungkapkan, dunia pendidikan sudah semakin maju. 

Secara infrastruktur, banyak sekolah rusak yang sudah dibangun. Tak hanya itu, sebanyak 117 ribu guru sudah diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2018.

"Pada tahun terakhir jabatan ini, saya akan memenuhi janji memperbaiki masalah yang dihadapi para guru," ujarnya.

Pada tahun 2019 ini, kata Muhadjir, sebanyak 155 ribu guru honorer bakal diprioritaskan mengikuti program Pegawai Pemerintah melalui Perjanjian Kerja (PPPK). Pendaftaran bakal dibuka bulan Februari ini. 

"Program PPPK hanya untuk para guru honorer," tegasnya. 

Mendikbud bahkan berjanji bakal mengangkat seluruh guru honorer menjadi ASN. "Seluruh guru honorer bakal diangkat sampai habis. Memang bakal membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun ke depan," tegasnya, yang disambut tepuk tangan para guru dari berbagai kabupaten di Sulsel yang hadir.

Turut mendampingi Mendikbud, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Danny Pomanto.
 

Penulis : Redaksi

Editor : Fritz Wongkar