Dipukuli Orangtua Murid, Faisal Daeng Pole Akhirnya Berdamai

Dipukuli Orangtua Murid, Faisal Daeng Pole Akhirnya Berdamai
Faisal Daeng Pole berbaju putih akhirnya bersepakat damai dengan Daeng Sarrang orang tua murid, Selasa (12/2).

KabarMakassar.com -- Korban pengeroyokan orangtua murid dan murid kelas 1 SMPN 2 Takalar, Faisal Daeng Pole (38) menempuh jalur damai. Hal tersebut dipilih Daeng Pole penjaga sekolah yang juga bertugas membersikan sekolah Di SMPN 2 Galesong, Takalar karena hasil rapat yang mempertemukan korban dan pelaku di Polsek Galesong.

Jalur damai ditempuh karena, Faisal Daeng Pole tak mau persoalan ini diperpanjang, mengingat dirinya juga memberi perlakukan kasar terlebih dahulu kepada siswa, sebelum akhirnya dikeroyok oleh siswa dan orang tua siswa pada Senin (11/2) kemarin.

Bermula kejadian tersebut saat Daeng Pole membersihkan diluar kelas, tiba-tiba para pelaku (siswa), datang dan langsung menghina dengan kata-kata bintang. Tak terima di caci maki oleh siswa, Daeng Pole menegur. Namun siswa tersebut, juga tak terima ditegur dan ditampar oleh Faisal Daeng pole dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Daeng Sarrang yang tiba di sekolah, mendatangi Faisal Daeng Pole dan menghantamkan sapu bergagang besi, di susul ke empat murid tersebut menyerang pria yang bertugas sebagai penjaga sekolah dan petugas kebersihan. Faisal daeng Pole mengalami luka sobek di bagian kepala dengan 8 jahitan, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Galesong.

Kasus pun berlanjut di Kepolisian Resort Takalar, dan hari ini, Selasa (12/2), para pelaku dan korban bersepakat menempuh jalur damai, dimana mereka bertemu dan meminta kasus tersebut di hentikan dan tak memperpanjang persoalan.

Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah mengatakan, kasus ini selesai saat Faisal Daeng Pole meminta untuk berdamai, karena ia juga melakukan kesalahan saat menegur anak-anak tersebut dengan tamparan.

“Dia di katai pegawai anjing, pegawai najis, dari situ ia tersinggung dan menampar murid tersebut, nah orangtua murid datang dan membalas, tapi semua sudah berdamai, ” kata Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah.

Kesepakatan berdamai terjadi saat para pihak meminta jalur berdamai secara kekeluargaan dan berharap perkaranya tidak berlanjut dengan melibatkan para pihak korban dan terlapor serta keluarga.

Dimana jalur damai tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kalukuang H. Haeruddin daeng Buang, Kepala Sekolah SMPN 2 Galesong H Hamzah Gg Lallo
, Kepala Dusun Kalukuang, Kurniati.

Penulis : Saleh Sibali

Editor : Fritz Wongkar