Rugikan Masyarakat, Amdas Rongkong Tuntut Normalisasi Sungai Rongkong

Rugikan Masyarakat, Amdas Rongkong Tuntut Normalisasi Sungai Rongkong
Aksi Demo di Gedung DPRD Luwu Utara terkait normalisasi Sungai Rongkong di Sabbang, Lutra, Senin (11/2).

KabarMakassar.com -- Aksi unjukrasa dilakukan sekelompok masyarakat yang menamakan dirinya Amdas Rongkong menuntut akan normalisasi sungai rongkong di luwu utara. Aksi tersebut digelar di dua titik di Luwu Utara, dari Kantor Bupati Luwu Utara hingga ke DPRD Luwu Utara.

Saat berorasi di Kantor Bupati Lutra, pendemo tak menemui satu pun pejabat Pemkab, sehingga aksinya beralih ke kantor DPRD Luwu Utara.

Koordinator aksi, Didit Prananda mengatakan, ada tiga tuntutan yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Dimana hal tersebut jika tidak dipenuhi membuat masyarakat kecewa dan merasa dirugikan.

"Kami meminta agar pemerintah daerah segera melakukan normalisasi sungai rongkong, kedua penetapan garis sempadan sungai rongkong dan ketiga segera melakukan penutupan tambang ilegal galian C disungai rongkong," kata Didit Prananda, Senin (11/2).

Aksi demo yang dilakukan Amdas Rongkong di gedung DPRD Lutra langsung diterima Komisi 2 dan beberapa pejabat Pemkab lainnya yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PU Luwu Utara.

"Kami minta pemerintah segera menutup tambang ilegal tersebut yang tak miliki ijin, Ibu Bupati harus tegas dimana ada beberapa masyarakat disana yang terancam di sungai rongkong akibat tambang liar, dan Bupati harus perhatikan itu," tegas Didit Prananda.

Untuk diketahui jika di Sungai Rongkong, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara masih terpantau aktifitas tambang pasir dan batu, dimana beberapa bagian sudah terkeruk, hal tersebut merusak ekosistem lingkungan di sungai rongkong. Bahkan aktivitas tambang galian C di sungai tersebut membuat ukuran sungai bertambang lebar, dalam serta berlubang. 
 

Penulis : Indah Sari

Editor : Fritz Wongkar