Bupati Marah, 2 Camat Tak Hadir Acara Bisnis Kelompok Tani

Bupati Marah, 2 Camat Tak Hadir Acara Bisnis Kelompok Tani
Bupati Tana Toraja Buka kegiatan lintas sektor ekonomi di di aula Pdt J Linting, Jl Ampera, Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja.

KabarToraja.com -- Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae mengaku geram dengan ulah camat, lurah dan para lembang (kepala desa) yang tak hadir dalam acara lintas sektor ekonomi dan bisnis melalui kelompok tani lingkungan melalui Bumdes, usaha-usaha kecil, Sabtu (9/2) di aula Pdt J Linting, Jl Ampera, Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja.

Ada tiga kecamatan yang seharusnya mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan potensi bisnis dan usaha-usaha kecil bagi kelompok tani tersebut, dimana tiga kecamatan yang dimaksud yakni Kecamatan Makale Utara, Kecamatan Makale, Kecamatan Makale Selatan.

Kegiatan yang dibuka Bupati tersebut hanya ada 1 Kecamatan yang hadir dari 3 kecamatan yang mengadakan acara lintas sektor ekonomi tersebut. Bahkan beberapa aparat desa lainnya seperti kepala lembang pun tak hadir di kegiatan tersebut.

"Saya kecewa terhadap Camat, Lurah dan kepala lembang yang tak hadir, bagaiamana bisa masyarakat melakukan pengembangan usaha kecil dan memajukan desanya, jika lembang dan lurah juga malas datang, bagaimana caranya untuk menyampaikan ke masyarakat caran melaksankan sebuah usaha jika mereka tidak hadir,"tegas Nico.

Sementra itu Kepala Dinas Pertanian Tana Toraja, Salvius Pasang membenarkan jika ada Camat dan beberapa lurah dan camat yang tak hadir dalam kegiatan tersebut.

"Jelas Kecamatan, Lurah hingga ke Lembang tidak kami akomodir permintaannya atau tidak akan memberikan bantuan," ungkap Salvius.

Salvius mengatakan jika selama ini, warga dibeberapa lembang kerap meminta bantuan alat usaha pertanian dan untuk mengembangkan bisnis, namun disisi lain saat digelar kegiatan dalam lintas sektor ekonomi membuat kecewa Bupati dan tak hadir dalam program kegiatan untuk kelompok tani tersebut.
 

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Fritz Wongkar