Mahasiswa Demo di Depan Kejari Pangkep, ini Tuntutannya

Mahasiswa Demo di Depan Kejari Pangkep, ini Tuntutannya
Aksi unjuk rasa mahasiswa di Kantor Kejari Pangkep, Jumat (8/2).

KabarMakassar.com -- Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya (Himalaya) berunjuk rasa di jalan poros trans sulawesi, Sultan Hasanuddin, dan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Pangkep, Jumat (8/2). 

Dalam orasinya, Koordinator aksi, Arjuna mendesak Kejari Pangkep Untuk mengusut tuntas indikasi Korupsi pembangunan Proyek posyandu dan perbaikan Kantor Desa.  

"Saya minta Kejari Pangkep, agar kiranya segera melakukan pemanggilan terhadap oknum kepala Desa Satanger selaku kuasa penuh pengguna Anggaran," tegas Arjuna, Jumat (8/2).  

Berbagai orasi tersebut dilakukan secara bergantian dengan menggunakan pengers suara atau toa', serta mengibarkan bendera Himalaya, bendera merah putih dan membentangkan spanduk 1x2 warna putih bertuliskan "Himalaya Kabupaten Pangkep, Kajari Pangkep adili oknum kepala Desa Satanger".

Arjuna mengatakan, aksi bersama rekannya merupakan bentuk kepedulian masyarakat Desa Stanger di wakili mahasiswa dalam melihat kasus korupsi yang tetap merajalela sampai hari ini. 

"Saya ingin Kajari Pangkep  bertindak tegas dalam memberantas korupsi karena banyak koruptor seperti yang dilakukan oleh oknum Kades tersebut," ucapnya. 

Atas aspirasi aksi tersebut, Kejaksaan Pangkep akan melakukan puldata. "Jika cuaca bagus, kami akan kesana bersama Mahasiswa Ke lokasi dan akan kordinasi serta melibatkan Inspektorat Kabupaten Pangkep apabila terdapat kerugian negara," kata 
Kejari Pangkep, Firmansyah Subhan.

Penulis : Saharuddin

Editor : Fritz Wongkar