Dinyatakan Sebagai Wilayah Gizi Buruk, Ini Kata Dinkes Pangkep

Dinyatakan Sebagai Wilayah Gizi Buruk, Ini Kata Dinkes Pangkep
Gizi Buruk (ilustrasi)

KabarMakassar.com -- Masuk sebagai wilayah jumlah penderita gizi buruk yang tinggi di Sulawesi Selatan dari 7 daerah, Enrekang, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, Pangkep, Maros dan Bone. Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Indriyati Latif angkat bicara.

Dihubungi melalui selularnya, Kepala Dinas Kesehatan Pangkep , Indriyati Latif mengatakan, segera menyelesaikan soal gizi buruk, ada tiga faktor yang akan terlibat didalamnya dan bagaimana kecukupan pangannya untuk dia makan. Itu bukan Dinas Kesehatan, tetapi bagaimana daya belinya masyarakat, itu ekonomi, hal ini Dinas Pertanian, Perikanan juga masuk didalamnya.

"Kita ini dampak, karena mereka tidak bisa makan, akhirnya dia sakit, dan masuk dalam kategori gizi buruk. Sekarang ini, kalau ada yang sakit Dinas Kesehatan yang disalahkan. Bukan kesehatan sendiri,"kata Indriyati Latif, Rabu (30/1).

Indrayati menambahkan, pihaknya harus lintas sektor, Dinas Kesehatan itu tidak bisa menyelesaikan sendiri. "Kita ini cuma mengobati saja. Memberikan obat jika dia sakit, jadi kita tidak bisa menyelesaikan sendiri persoalan gizi buruk ini"tambahnya.

Untuk diketahui sebelumnya jika, DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sulawesi Selatan menyebut di Sulsel ada 7 kabupaten masuk kategori ‘Hitam’ terkait masalah gizi (jumlah gizi buruknya tinggi) yakni Enrekang, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, Pangkep, Maros dan Bone.
 

Penulis : Saharuddin

Editor : Fritz Wongkar