Ini Klarifikasi Kapolda Soal Sulsel Sarang Teroris

Ini Klarifikasi Kapolda Soal Sulsel Sarang Teroris
Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) kecam statemen Kapolda Sulsel, saat melakukan aksinya di Flyover Pettarani Makassar, Selasa (29/1). (Ist)

KabarMakassar.com -- Terkait dengan peryataan Kapolda Sulsel yang direspon oleh beberapa pihak, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan bahwa yang disampaikan Kapolda Sulsel adalah untuk mengingatkan masyarakat agar waspada soal teroris di Sulsel.

"Apa yang disampaikan Kapolda Sulsel itu, agar kita wajib waspada akan ancaman terorisme, bukan mengatakn Sulsel sarang teroris. Kenyataannya jika tahun 2018 itu, pelaku Terorisme kebanyakan ditangkap di Sulsel, ada 13 pelaku yang diamankan Polda Sulsel, ini yang dimaksud terbanyak ditangkap di Sulsel"kata Kombes Pol Dicky Sondany.

Lebih lanjut Kombes Pol Dicky mengatakan, bahwa beberapa pelaku memang yang ditangkap dari jaringan Santoso, "Kita ingat anak buah santoso lari ke Sulsel dan ditangkap, peledakan bom KFC juga dan ditangkap di Tamalanrea, mantan Gubernur SYL juga mendapatkan ancaman dulu pelakunya sudah diamankan, bom di Palopo, artinya ini mengingatkan agar kita menjaga Sulsel supaya aman dari bahaya ancaman terorisme"tambah Kombes Pol Dicky Sondany.

Untuk diketahui sebelumnya mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) melakukan aksinya di Flyover Makassar, pada Selasa (29/1). Untuk menuntut  mantan Deputi III Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mempertanggungjawabkan statemennya akan data Sulsel menjadi sarang teroris.

Puluhan mahasiswa sempat menahan kendaraan 10 roda dan berorasi dan mengakibatkan kemacetan di jalan AP Pettarani Makassar.

Penulis : Redaksi

Editor : Fritz Wongkar