Pasca Banjir, Cara Warga Hidupkan Wisata Pantai Di Makassar

Pasca Banjir, Cara Warga Hidupkan Wisata Pantai Di Makassar
Warga Tanjung secara sukarela membersihkan sampah kayu yang bertebaran di pinggir pantai di Makassar, Minggu (27/1). (Foto: Ardiansah/KabarMakassar.com]

KabarMakassar.com -- Warga Tamalate yang berada di pesisir pantai Kota Makassar kini mulai berbenah, untuk menghidupkan kembali obyek wisata pantai pasca bannir dan cuaca buruk yang melanda Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Ahmad warga pesisir tanjung, mulai sibuk dengan menyingkirkan kayu-kayu yang berserakan di bibir pantai. Tak hanya Ahmad beberapa warga lainnya yang berada di Tanjung Merdeka, Tanjung Bunga, Tanjung Bayang dan Tanjung Alang bergotong royong membersihkan beberapa sampah yang terbawa arus hingga ke bibir pantai.

"Kami dan warga lainya berinisiatif membersihkan sendiri tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah terkait. Walaupun hanya menggunakan alat seadanya,"kata Ahmad, Minggu (27/1).

Ia mengatakan jika saat ini pemerintah sudah tidak memperhatikan keberihan pantai, untuk membantu warga yang tengah sibuk membereskan tumpukan sampah serta kayu-kayu yang berada di sekitar pantai.

Warga membersihkan sampah gelondongan kayu dengan cara mengumpulkan, lalu dibakar dipinggir pantai. 

Ia menyampaikan banjir yang mengakitkan tumpukan gelondongan kayu baru pertama kali terjadi dipantai ini, dan paling terparah sepanjang tahun. Tak hanya membersihakan, warga juga saat ini membenahi gazebo yang dibangun yang sempat roboh akibat angin kencang melanda Kota Makassar. 

"Sejak pantai ini di penuhi sampah dan beberapa kayu, jumlah pengunjung berwisata menurun, bahkan ahmpir atak ada yang datang"tutup Ahmad.

Penulis :

Editor : Fritz Wongkar