Gubernur Sulsel Berikan Rp5 Miliar untuk Tanggap Darurat Jeneponto

Gubernur Sulsel Berikan Rp5 Miliar untuk Tanggap Darurat Jeneponto
Gubernur Sulsel tinjau Kabupaten Jeneponto dan pantau titik banjir, Jumat (25/1).

KabarMakassar.com -- Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah (NA) segera memberikan anggaran tanggap darurat sebesar Rp 5 miliar untuk korban banjir di Kabupaten Jeneponto.

Ungkapan pemberian anggaran tersebut berdasarkan hasil prestasi yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Syafruddin Nurdin, dihadapan Gubernur Nurdin Abdullah, di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Jumat (25/1).

"Kita siapkan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk tanggap darurat terlebih dahulu, untuk Kabupaten Jeneponto," ungkap Nurdin Abdullah, disambut dengan tepuk tangan meriah dari pemerintah kabupaten Jeneponto.

Selain anggaran tersebut, Gubernur Sulsel ini juga sudah menginstruksikan seluruh stakeholder untuk menyediakan air bersih dan kendaraan pengangkut air bersih.

Yang paling penting, lanjutnya, masyatakat yang menjadi korban banjir khusus di Kabupaten Jeneponto, akan diberikan tambahan beras sebanyak tiga ton. 

Diketahui sebelumnya, bantuan sembako berupa beras yang diserahkan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sebanyak tiga ton. 

Dengan demikian maka, bantuan beras untuk Jeneponto sudah mencapai enam ton beras.

Selain itu, Gubernur Sulsel juga meminta bantuan kepada pihak TNI, Kepolisian dan seluruh stakeholder untuk turun melakukan kerja gotong royong, untuk memulihkan keadaan para korban banjir tersebut.

"Kita harus turunkan cepat bantuan, karena saya lihat tadi, masyarakat sudah pada teriak meminta bantuan pemerintah. Jadi kita pemerintah harus hadir untuk masyarakat," tutur mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Terpisah, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengaku, sangat bersyukur atas kedatangan Gubernur Sulsel yang kesekian kalinya di Kabul Jeneponto. 

Selain itu, dia berharap dengan kehadiran orang nomor satu di Sulsel ini, dapat memberikan perhatian, termasuk untuk daerah lainnya yang terkena dampak. 

"Kami memohon dari teman yang lainnya untuk bantuannya. Tapi kami sudah menurunkan semua bantuan yang ada di gudang, termasuk bantuan logistik dari Pemprov Sulsel sendiri," pungkasnya.
 

Penulis : Redaksi

Editor : Fritz Wongkar