Makassar Dikepung Banjir, Walikota Perintahkan Pejabat Pemkot Bergerak

Makassar Dikepung Banjir, Walikota Perintahkan Pejabat Pemkot Bergerak
Warga di Biringkanaya, Kota Makassar terdampak banjir, Selasa (22/1). (ist)

KabarMakassar.com -- Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengelurakan perintah kepada seluruh pejabat lingkup Pemkot Makassar untuk melayani masyarakat yang terkena dampak banjir.

Danny Pomanto sapaan Walikota Makassar memerintahkan sejumlah kepala dinas untuk bergerak cepat dalam penanganan banjir. 

"Dari pantauan Laporan aplikasi satelit "Meteo Earth" dan aplikasi air pasang, diperkirakan resiko bencana semakin tinggi, sampai malam nanti untuk mengantisipasi hal tersebut diatas maka diperintahkan kepada,

1. Camat dan Lurah untuk segera menyebar ke LOKASI BENCANA dan segera melakukan PENGUNGSIAN WARGA di wilayah BAHAYA BENCANA tanpa terkecuali dan segera berkoordinasi dengan SKPD terkait , SEKCAM dan SEKLUR segera memberi LAPORAN dalam bentuk DATA TERUKUR dan LENGKAP di GROUP “ MAKASSAR SIAGA BENCANA 2019” Setiap 2 jam

2. Seluruh Sumber Daya di kecamatan dikerahkan untuk penanggulangan bencana. SEGERA membuka POSKO BENCANA 24 jam , dan segera membuka GROUP “MAKASSAR SIAGA BENCANA 2019”

3. DINAS PU, memobilisasi semua TRUK PU yang ada untuk membantu PENGUNGSIAN, dan mengerahkan semua SUMBER DAYA untuk membantu penanganan bencana di semua wilayah Makassar.

4. DINAS SOSIAL, mendistribusikan semua JENIS BANTUAN yang dibutuhkan Masyarakat baik yang berasal dan PEMKOT maupun yang berasal dari MASYARAKAT

5. DINAS KESEHATAN, segera menurunkan tim kesehatan 24 jam di semua titik bencana dan mendistribusikan obat dan vitamin yg dibutuhkan masyarakat .

6. BPBD, segera MELAKUKAN TINDAKAN CEPAT dan membagi TIM BPBD disemua LOKASI BENCANA dengan peralatan yg Lengkap, JAGA KEMUNGKINAN AIR yang berasal dari DAN BILI BILI, terus di monitoring

7. DINAS INFOKOM, segera melakukan pemantauan dengan CCTV dan menintegrasikan semua INFORMASI KEBENCANAAN REAL TIME termasuk memantau Informasi KONDISI DAM BILI BILI.

8. DINAS PERHUBUNGAN, segera mengatur lancarnya TRANSPORTASI BANTUAN khususnya di WILAYAH BENCANA, serta disemua jalan jalan di Kota Makassar, dan segera berkoordinasi dengan semua pihak terkait.

9. SATPOLPP, segera menurunkan kekuatan Penuh untuk MEMBANTU PENGUNGSIAN dengan Cepat terkhusus di WILAYAH BENCANA yang sedang atau kemungkinan akan terjadi BENCANA seperti : Sepanjang Kanal, sepanjang sungai jeneberang, sepanjang sungai tallo dan daerah langganan banjir tetap.

10. KABAG KESRA, segera berkoordinasi dengan semua ALIM ULAMA, Para Pendeta, dan pemuka agama lainnya, untuk MEMIMPIN  DOA 
BERSAMA MASYARAKAT agar KOTA MAKASSAR terhindar dari BENCANA yang LEBIH BESAR dan memohon perlindungan dari semua BENCANA yg tdk pernah kita bayangkan sebelumnya.

11. DINAS PEMADAM KEBAKARAN, segera menurunkan semua TIM dan semua PERALATAN serta semua SUMBER DAYA untuk membantu di WILAYAH BENCANA, 24 jam

12. DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN, segera mempersiapkan bantuan maksimal ke para NELAYAN yang kemungkinan bisa terisolir di 12 PULAU PULAU DI MAKASSAR.

13. DINAS DP3, segera menangani KORBAN BENCANA terkhusus KAUM PEREMPUAN dan ANAK ANAK

14. DINAS PENDIDIKAN, kalau eskalasi banjir makin besar, maka Segera SEKOLAH SEKOLAH TERSEBUT DILIBURKAN untuk mengurangi dampak bencana. Tugaskan semua Kepala sekolah Segera Selamatkan PROPERTI SEKOLAH"tulis Walikota dalam penggalan pesan perintah, Selasa (22/1).

Dalam hal tersebut Walikota Makassar, Danny Pomanto bertindak sebagai ketua koordinator. "Semua perintah ini Segera Dilaksanakan secaraCepat dan Tepat serta memberikan laporan setiap dua jam dalam grup whatssap"tambahnya.

Terkahir Walikota berpsean agar semua masyarakat agar menjaga semua anggota keluarganya terkhusus anak-anak, sebaiknya tidak bepergian, menjaga agar berhati hati terhadap pohon dan benda benda yg berpotensi rubuh, "Serta berhati hati terhadap aliran listrik dan mempersiapkan segala kemungkinan terburuk"tutupnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Fritz Wongkar