Berpura-pura Sebagai Pembeli, Pencopet Terekam CCTV Toko Hj Ina

Berpura-pura Sebagai Pembeli, Pencopet Terekam CCTV Toko Hj Ina
Polisi mengamati CCTV yang merekam pencopet di Toko Hj Ina di Pangkajene, Jumat (11/1).

KabarMakassar.com -- Pencopet yang berpura-pura menjadi pembeli di Toko Hj Ina, di Pasar Sentral Pangkajene, Pangkep terekam kamera pemantau CCTV. Pencopet tersebut terlihat nampak seorang perempuan berhijab warna hitam.

Dalam video yang terekam CCTV seorang perempuan tersebut berusaha merogoh tas milik pengunjung di Toko Hj Ina, saat berbelanja.

Pelaku juga nampak memegang sebuah minuman kaleng ia beli dari Toko Hj.Ina. Tapi kuat dugaan jika minuman kaleng tersebut dari modus yang digunakan pelaku, yang dengan berpura-pura menjadi salah satu pembeli.

"Pelaku terlihat jelas di kamera CCTV dengan modus membeli sebuah minuman kaleng di Toko Hj Ina di pasar Sentral Pangkajene. Saat membeli minuman kaleng, Pelaku beraksi dengan berpura-pura melihat pakaian. Ketika melihat ada peluang, perempuan itu menghampiri calon korban yang sedang sibuk membayar barang belanjaannya di meja kasir," kata Kapolsek Pangkajene, AKP Slamet Budi Hari. Jumat (11/1).

AKP Slamet Budi menjelaskan jika dari arah belakang, pelaku mulai mendekati korban. Terlihat jelas tangan kiri pelaku mengambil sebuah benda mirip dompet dari dalam tas yang dibawa korban. Sementara pelaku yang berpura-pura melihat pakaian dengan modus membeli minuman kaleng, dari situlah tangan kirinya tengah beraksi. 

Kapolsek kembali menghimbau kepada pengunjung pasar Sentral Pangkajene atau toko -toko perbelanjaan, terutama ibu -ibu, "Jangan pernah bawa periasan, bawa uang seadanya untuk keperluan belajanya. Dan untuk ibu yang bawa anaknya jangan sampai terlepas dari tangannya," imbuhnya.

Kejadian ini dapat dijadikan pelajaran agar kita selalu berhati-hati karena banyak dari mereka yang beraksi karena ada kesempatan. 

Dari keterangan korban, Kamariah (54) mengaku kehilangan Dompet di dalam tasnya. Tas miliknya di sobek dengan silet.  Dompet berisikan uang sebanyak Rp 1 juta lebih dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

"Tas saya di sobek dengan menggunakan silet. Sebelum kejadian, saya bawa uang ke pasar itu Enam Juta lebih. Untungnya, saya sudah bayar Lima Juta rupiah ke kasir di Toko Hj.Ina,"kata Kamariah, Warga Balocci, Desa tompo Bulu, Kampung Bajeng.

Penulis : Saharuddin

Editor : Fritz Wongkar