Caleg Ini Kampanye dan Buat Baligho Dari Karung Beras

Kolaborasi Liputan6.com

Caleg Ini Kampanye dan Buat Baligho Dari Karung Beras
Foto: Arfandi Ibrahim/ Liputan6.com

KabarMakassar.com -- Alat peraga kampanye (APK) seperti baligho marak terlihat dipinggir jalan, namun di wilayah Gorontalo terdapat pemandangan menarik dari balgho calon anggota legislatif yang mensosialisasikan dirinya menggunakan karung beras.

Niswandi Esa (38 tahun), seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) di Gorontalo membuat baliho dari karung bekas untuk berkampanye. Hal tersebiut diakuinya jika menggunakan karung beras bekas untuk berkampanye karena tak punya biaya kampanye.

"Saya tidak punya biaya"katanya yang dikutip dari Liputan6.com kolaborasi KabarMakassar.com

Niswandi menuliskan pada karung beras untuk sosialisasikan dirinya untuk maju Caleg yakni, "Untuk DPRD Kabupaten" dan "Politik Bukan Hanya Untuk Orang Kaya" isi tulisan yang berada di jalan Kelurahan Dulamayo Utara, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Didalam isi tulisan di karung beras bekas tersebut juga tak tertera Foto Niswandi Esa, bahkan sudah ada 100 lebih baliho tersebut sudah disebar dibeberapa Dapil Niswandi.

"Hari ini saya ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa politik itu bukan hanya untuk orang kaya," ujarnya.

Selain itu, cara tersebut menurutnya sangat ramah lingkungan, karena menggunakan kembali sesuatu yang sudah tak terpakai menjadi alat kampanye.

"Daripada baliho jadi sampah, maka dari saya, sampah menjadi baliho," tutur Niswandi.

Terpisah dengan Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin Akili, saat dikonfirmasi Liputan6.com mengatakan, dirinya belum tahu pasti apakah Alat Peraga Kampanye seperti itu sesuai dengan ketentuan atau tidak, pihaknya akan melakukan kajian ulang,

"Saya akan melakukan kajian bersama tim hukum untuk menentukan apakah pemasangan baliho dari karung bekas ada pelanggaran atau tidak," tandasnya.

(Kolaborasi Liputan6.com).

Penulis : Redaksi

Editor : Fritz Wongkar