BNN Tana Toraja Amankan Pelaku Bandar Narkoba Lintas Kabupaten

BNN Tana Toraja Amankan Pelaku Bandar Narkoba Lintas Kabupaten
Pelaku Narkotika Diamankan saat kedapatan membawa narkoba jenis Sabu, Tana Toraja, Rabu (9/1).

KabarMakassar.com -- BNNK Tana Toraja berhasil mengamankan pelaku bandar narkoba lintas kabupaten, dimana pelaku merupakan jaringan narkotika Toraja-Sidrap yang ditangkap pada 31 Desember 2018 lalu.

Dua tersangka berhasil diamankan dan barang bukti berupa narkotika golongan 1, jenis Sabu disita seberat 1,88 gram.

Sebelumnya pada 31 Desember 2018  Tim Pemberantasan BNNK Tana Toraja di bawah pimpinan AKBP Natalya Dewi D.T menerima informasi dari masyarakat tentang akan adanya peredaran narkotika golongan I jenis shabu oleh seorang laki-laki (RH) yang berasal dari Sidrap di Tana Toraja. 

Atas laporan dari masyarakat tersebut kemudian dilakukan penyelidikan dan pengolahan bahan keterangan terhadap target sasaran. Sekira pukul 20.00 wita Tim Pemberantasan BNNK Tana Toraja langsung mengerebek RH di rumah kost di Tondon, Kecamatan Makale, Tana Toraja.

Pada saat diamankan R yang merupakan pedagang di Pasar Makale ditemukan menguasai 1 (satu) paket yang berisi Narkotika Golongan I Jenis Shabu seberat 0,18 gram. Pada saat itu juga Tim Pemberantasan BNNK Tana Toraja melakukan introgasi di TKP, diketahui bahwa barang bukti tersebut diperoleh dari teman RH atas nama RU yang tinggal di Kabupaten Sidrap. 

Berdasarkan keterangan RH, Tim Pemberantasan melakukan pengembangan ke Kabupaten Sidrap guna menangkap RU, pada hari Rabu tanggal 2 Januari 2019 sekira pukul 14.00 dilakukan penyelidikan dan berhasil diamankan RU beserta 1 (satu) paket yang berisi Narkotika Golongan I Jenis Shabu dengan berat bruto 1,70 (satu koma tujuh nol) gram.

Dari keterangan RU Narkotika Golongan I Jenis Shabu tersebut diperoleh dari temannya AS yang juga tinggal di Kab. Sidrap. Namun saat Tim Pemberantasan akan melakukan penangkapan terhadap AS, yang bersangkutan telah melarikan diri. 

BNNK Tana Toraja telah mengetahui identitas dan ciri-ciri AS dan akan terus melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan maupun terhadap jaringan lain yang menjadikan Toraja sebagai sasaran penjualan narkotika.
  
Atas perbuatannya ke dua tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 4 Tahun Penjara. 

Kepala BNN Kabupaten Tana Toraja mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Toraja yang telah memberikan informasi untuk mengungkap kasus peredaran narkotika antar kabupaten ini. (rilis)

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Fritz Wongkar