Polisi Tembak Pencuri 12 Batterai Tower Telkomsel

Polisi Tembak Pencuri 12 Batterai Tower Telkomsel
Polres Maros menggelar Konferensi Pers, dipimpin Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Rabu 9/1.

KabarMakassar.com -- Polres Maros menggelar Konferensi Pers tindak pidana pencurian baterei pembangkit tenaga tower salah satu Profider PT. Telkomsel di wilayah hukum Polres Maros, Rabu (9/1) di Depan Mako Polres Maros.

Dalam konferensi Pers ini dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Dicky Sondani didampingi langsung oleh Kapolres Maros AKBP Richard Andrians.

Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol mengatakan, pada hari Jumat, tanggal 4 Januari 2019 sekitar pukul 16:30 wita bertempat di lingkungan Ammarang Kecamatan Tanralili telah terjadi tindak pidana pencurian Baterei Tower milik PT. Telkomsel.

Tersangka yang sudah diamankan ada empat orang yaitu, Zulkifli alias Kifli (21),dan Rahmat Anwar Guntur alias NUA (25), Rezki Saripudding alias Pudding (21), dan Rudi Bin Kamaruddin alias Rudi (21) yang dimana keempat pelaku ini diamankan dikediamannya masing-masing.

Berdasarkan dari keterangan tersangka terungkap fakta bahwa para pelaku berhasil mencuri 12 unit baterei tower dan otak pelaku adalah Rudi (21) yang diketahui sebagai mantan pekerja PT. Telkomsel.

Dari keterangan Dicky, Kifli (pelaku) ini melakukan aksinya dengan cara berpua-pura menjadi petugas Telkomsel mengajak bicara petugas yang sementara menjaga di tower dengan maksud mengalihkan perhatian petugas jaga dan kedua rekannya lagi Rudi dan Rahmat masuk untuk mencongkel baterei yang ingin dicurinya.

Dicky mengatakan, ketika pelaku hendak diamankan Oleh timsus Polda Sulsel bersama tim Jatanras Polres Maros, sempat terjadi aksi kejar-kejaran di jalan tol ir.sutami, Makassar. 

Pelaku yang berhasil meninggalkan lokasi pun berujung pada peristiwa saling kejar antara pelaku dan petugas gabungan. 

Petugas pun memberikan tembakan peringatan berulang kali tapi tidak dihiraukan sehingga tim gabungan terpaksa menembak ke arah kaca dan ban mobil Avansa yang dikendarai pelaku  hingga kendaran pelaku hilang kendali  berbelok ke arah selokan di Jalan Tol Ir. Sutami.

Rudi yang menderita luka tembakan di dada kirinya dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Namun nyawanya tidak tertolong. Sedang rekannya Puddin yang juga menderita luka tembakan masih dirawat.

Lanjut Dicky mengatakan, Pelaku tersebut memang sering beroperasi di beberapa Kabupaten Maros dan Pangkep. 

Pelaku mengakui dari hasil penjualan itu,  mereka diupah sekitar Rp700 ribu, tergantung yang diperoleh dari hasil pencurian. Satu baterei tersebut beratnya 45 kilogram. Sementara ia menjualnya dengan harga Rp7500 per kilo kepada penadah.

Penulis : Saharuddin

Editor : Fritz Wongkar