Begini Penjelasan PPK Pembangunan Toilet Rp1,4 Milliar

Begini Penjelasan PPK Pembangunan Toilet Rp1,4 Milliar
Toilet Mewah di Obyek Wisata Buntu Burake, Tana Toraja senilai Rp 1,4 Milliar

KabarMakassar.com -- Anggaran fantastis toilet mewah yang berada di Buntu Burake atau lokasi obyek wisata Patung Yesus Memberkati, membuat pejabat pembuat komitmen (PPK) pembangunan toilet Rp1,4 Millir angkat bicara.

Adistia yang juga Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Permukiman Distarkim Tana Toraja menjelaskan jika toilet dibangun sejumlah 3 unit. Dimana masing-masing memiliki aksesoris atau perangkat yang berkualitas baik sehingga anggaran tersebut senilai milliaran rupiah.

"3 Unit toilet disana, masing-masing ada memiliki aksesoris isi ruang toilet tersebut yakni Waster merek Toto 4 unit, Kloset duduk 3 unit merek Toto, Unnor Toto 3 Unit, Sekat unior 3 unit, Hand dyer merek Toto 2 unit dan beberapa unit aksesoris toilet lainnya"kata Adistia kepada KabarMakassar.com, Selasa (8/1).

Adistia menjelaskan jika lantai dan dindingnya berbahan Marmer. Atapnya berbahan bitumen, plafonnya gipsum termasuk septikan instalasi listrik. 

"Anggaran Rp1,4 Milliar itu kami kerjakan pagar landasan patung rangka listecel kaca 304 kaca tempered 12 mm, dan kolam pagar profin instalasi kabel tiang pagar"tambahnya.

PPK pembangunan toilet Buntu Burake, 
Adistia menambahkan, alasan toilet belum di fungsikan karena masih menunggu pemasangan trafo listrik dari pihak PLN untuk menjalankan pompa air.

"Dan kami bersyukur karena di akhir 2018 toilet suda bisa di fungsikan karena trafonya sudah di pasang" Jelas Adistia.

Sebelumnya diberitakan jika toilet tersebut menyita perhatian warga karena terkesan mahal dan sangat ekslusif sehingga Polres Tana Toraja langsung memanggil pihak terkait akan pembangunan toilet di obyek wisata Buntu Burake karena diduga terindikasi korupsi.

Anggaran fantastis untuk toilet mewah seharga Rp1,4 Milliar masuk dalam pemeriksaan Polres Tana Toraja beberapa waktu yang lalu. Dimana dugaan korupsi terjadi dialam proyek pembangunan toilet mewah tersebut.

Kasat Reksrim Polres Tana Toraja, AKP Jhon Paerunan mengatakan jika pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap kontraktor pembangunan yakni CV Bangsa Damai sebagai penyedia barang atau kontraktor pelaksana kegiatan, selain itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) juga telah diperiksa.

Namun saat Polres Tana Toraja memanggil Kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja untuk pemeriksaan mangkir dari panggilan polisi. "Kami sudah memanggil Kadis Pariwisata soal pembangunan toilet mewah ini, tapi belum juga datang, atau mangkir"kata AKP Jhon Paerunan, pada Jumat (4/1) lalu.

Penulis : Andarias Padaunan

Editor : Fritz Wongkar