Fenomena Hujan Ketika Matahari Bersinar Di Rantepao

Fenomena Hujan Ketika Matahari Bersinar Di Rantepao
Hujan diterik matahari (ilustrasi).

KabarMakassar.com -- Fenomena langkah terjadi Di Kota Rantepao, Toraja Utara dimana cuaca saat pagi hari cerah dan terlihat matahari terik. Namun hujan pun terjadi diwaktu langit terlihat cerah. Kejadian tersebut terjadi pukul 08:00-10:00 Wita, pada Sabtu (5/1).

Kepala Stasiun Meteorologi Klas IV Pongtiku Tana Toraja, Agung Sudiono Abadi menjelaskan jika fenomena yang terjadi di langit Rantepao tersebut Hujan Zenithal, dimana hujan ini terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor antara lain karena konveksi atau udara naik. Ketika udara naik karena pemanasan dan terjadi penguapan akan membentuk awan-awan konvektif yang berwarna hitam. 

"Awan-awan yang terjadi secara konvektif biasanya akan menjadi awan-awan penghasil hujan, dan fenomena ini terjadi selama dua jam dari pukul 8 pagi hingga pukul 10 pagi"kata Agung, Minggu (6/1).

Menurutnya selain faktor konvektif hujan Zenithal dipengaruhi oleh letak geografis, karena Indonesia berada di daerah tropis atau daerah dekat dengan ekuator/katulistiwa maka akan mengalami fenomena hujan ini tak terkecuali di wilayah Toraja dan sekitarnya.

Hujan Zenithal merupakan fenomena langka karena setelah terjadi hujan dan panas akan muncul pelangi yang sangat indah di langit karena ketika cahaya matahari terkena tetesan air hujan akan mengalami pembiasan dan terbentuklah cahaya yang berwarna-warni.
 

Penulis : Redaksi

Editor : Fritz Wongkar