Takalar Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan Makassar

Takalar Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan Makassar
Bupati Takalar H. Syamsari terima penghargaan dari BPJS Kesehatan Makassar.

KabarMakassar.com -- BPJS Kesehatan Cabang Makassar melalui kepala BPJS Kesehatan Takalar drg. Fitri Indayani, AAK berikan piagam penghargaan kepada Bupati Takalar H. Syamsari, Jumat (4/1) Kemarin.

Piagam penghargaan diberikan dari BPJS Kesehatan tersebut merupakan bentuk ucapan terima kasih kepada Bupati Takalar atas dukungan pelaksanaan Program JKN-KIS tahun ke-2 Universal Helth Coverage (UH) Kabupaten Takalar tahun 2019. 

H. Syamsari di hadapan para jamaah usai meraih piagam penghargaan menjelaskan bahwa ini maksudnya atas pemberian penghargaan dari BPJS kepada pemerintah Takalar yang telah membayar jaminan kesehatan untuk warga miskin Takalar hampir 98 persen. 

"Makanya saya minta kepala desa untuk mengurutkan warga miskin dari yang paling miskin jangan pilih-pilih. Misalnya, ada warga yang sudah mampu jangan di masukkan". Jelas Bupati Takalar H. Syamsari. 

"Nanti warga sini juga tidak perlu ke puskesmas Galesong karena kita akan bantu pembuatan puskemas pembantu. Selain itu, di Puskesmas Galesong Utara juga kita buat fasilitasnya dibawah sedikit dari di RSUD Padjonga Dg Ngalle jadi kalau mau dirawat bisa di Galesong Utara saja. Tidak usah dirujuk ke Takalar. Sekarang dalam masa pembangunan. Saat ini kita juga dalam proses pembebasan lahan di Aeng Towa untuk pembangunan rumah sakit bertaraf internasional dengan anggaran kurang lebih 100 milyar dari Pemprov"tambahnya.

Sementara itu, Drg. Fitri Indayani saat ditemui sebelum menyerahkan piagam penghargaan tersebut menjelaskan bahwa Perjanjian Kerjasama antara Pemda Takalar dengan BPJS Kesehatan ini sudah kedua kalinya, bahwa seluruh penduduk Takalar, BPJSnya sudah dibayarkan pemda, dan berhak mendapatkan kartu BPJS.

"Jadi posisinya sekarang sudah 98% penduduk Takalar sudah mempunyai kartu JKN KIS. Dari ke empat Kabupaten yakni Gowa, Takalar, Maros, Pangkep dan Kota Makassar, baru Takalar yang pertama Universal Health Coverage (UHC) kemudian diperpanjang lagi tahun 2019 ini. Jika kita bicara UHC, bukan dari sisi penduduk saja yang punya kesehatan,tetapi juga dari sisi pemerataan layanan kesehatan". Jelas Kepala BPJS Takalar, Fitri. 

Lanjut dijelaskan, Saat ini sisa sedikit masyarakat Takalar tidak mempunyai kartu JKN KIS, dan saat ini pihak BPJS Kesehatan Takalar usahakan lewat kader-kader agar mendata masyarakat yang belum mendapat kartu untuk segera mendaftar. 

Menyangkut jaminan kesehatan di Takalar saat ini, Insya Allah sudah jauh dari issu miring tentang layanan kesehatan yang kurang berkenan di masyarakat. 

"Harapan kami selaku pihak BPJS Kesehatan kepada Pemda Takalar agar terus mendukung program JKN sehingga terus berlangsung karena termasuk dari ketersediaan anggarannya Pemda itu sendiri sangat membantu BPJS supaya bisa tetap supstain karena untuk membiayai layanan kesehatan yang sangat besar, BPJS butuh sumber iuran dan dukungan Pemda untuk rutin, teratur pembayarannya dan tidak ada keterlambatan pembayaran". Tutup dokter gigi tersebut.

Penulis : Saleh Sibali

Editor : Fritz Wongkar