Perempuan ini Percaya Relawan Bisa Bentuk Pribadi Lebih Baik

Aksi Peduli Kanker

Perempuan ini Percaya Relawan Bisa Bentuk Pribadi Lebih Baik

KabarMakassar.com --- Banyak orang dewasa memilih menjadi relawan sebagai salah satu kegiatan yang tidak hanya membantu orang lain melainkan juga diri sendiri.

Hal ini didukung penjelasan para relawan Yayasan Kasih Kanker Anak Indonesia (YKAKI) Makassar.

Diwawancarai khusus oleh Tim Redaksi KabarMakassar.com pada 20 Februari 2018, Nurul Hijeriyati selaku Ketua YKAKI Cabang Makassar mengungkapkan menjadi relawan dapat mengajarinya untuk lebih bersyukur kepada kehidupan.

"Saya diinspirasi oleh anak-anak penderita kanker di YKAKI, ditubuh kecilnya mereka mengajarkan kita apa artinya betul-betul hidup dengan lebih banyak bersyukur. Disini juga banyak pelajaran, banyak mukjizat dan pengalaman ketemu dengan orang-orang baik," ungkap Nurul saat ditemui di Rumah Singgah YKAKI Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan VI No.39.

Nurul menambahkan semangat yang ditunjukkan oleh anak-anak penderita kanker bersama perjuangan orang tua mereka mengajarkan para relawan YKAKI untuk lebih sadar bahwa perjuangan dan semangat untuk sembuh merupakan salah satu obat bagi kanker.

"Bagaimanapun jika ada pasien yang berpulang duluan menjadi pelajaran untuk lebih mendekatkan diri pada tuhan, mungkin kita sayang dia tapi Allah lebih sayang dia," ungkap Nurul.

Muh. Sholiullu Hadi, salah satu pengajar di YKAKI Makassar menambahkan dengan menjadi relawan dapat membantunya untuk bisa lebih banyak membantu masyarakat terkhusus pasien anak penderita kanker.

"Saya memiliki latar belakang dari pendidikan dan bergabung sebagai pengajar sudah hampir 3 tahun. Bagi saya ini merupakan tantangan terutama untuk mendidik adik-adik disini dengan mengacu pada kurikulum sekarang," ungkap pria yang kerap disapa Hadi.

Hadi menjelaskan menjadi relawan dapat membantunya berkontribusi di masyarakat dengan kemampuan yang dimiliki.

"Selama saya di YKAKI ada beberapa saya dapati pasien tersebut putus sekolah karena permasalahan finansial dan rasa malu sampai putus sekolah," jelas Hadi.

Berbeda dengan Nurul dan Hadi, Kordinator YKAKI Makassar menjelaskan alasannya menjadi relawan dimulai dari pengalaman pribadinya dalam melihat penderita kanker.

"Adik saya menderita Leukemia dulu hingga 2015 di rumah sakit, namun ketika awal YKAKI Makassar sudah rampung, saya masih berfokus untuk urus adik saya. Sebelum adik saya meninggal dia memberikan amanah untuk saya membantu mengurus adik-adiknya di YKAKI yang juga berjuang melawan kanker," kata Maryam yang telah menjadi Kordinator YKAKI Makassar lebih dari 2 tahun.

Maryam menambahkan dengan menjadi relawan, dirinya dapat belajar sekaligus membantu masyarakat terkhusus mengenai kanker anak.

"Rumah sakit mengajarkan saya terkait pola hidup sehat dan pengetahuan gejala dini kanker terutama pada anak-anak, kemungkinan sembuh meningkat 70% lebih tinggi disusul penanganan yang cepat dan pola hidup sehat," tutur Maryam.

YKAKI Makassar sendiri menerima segala bentuk bantuan/donasi yang dapat diantarkan ke Sekretariat Rumah Singgah YKAKI Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan VI No.39 atau melalui Rekening BNI KCP Makassar pada nomor rekening 4456.4456.57.

"Teman-teman semua, mari lebih peduli, mau berbagi dengan anak kanker. Kanker itu tidak menular, jangan pernah takut untuk bergaul dan beraktivitas dengan anak kanker," ajak Ketua Cabang YKAKI Makassar.

Penulis :

Editor :