Polres Pangkep Amankan 11 Pelaku Illegal Fishing

Polres Pangkep Amankan 11 Pelaku Illegal Fishing

KabarMakassar.com -- Pihak kepolisian  melakukan tindakan pengamanan terhadap terduga pelaku tindak pidana illegal fishing menggunakan bahan bius yang dapat merusak biota laut dan terumbuh karang menjadi atensi Kapolres Pangkep.

Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga mengatakan, dari Satuan Reserse kembali mengamankan sebelas (11) yang terduga pelaku Ilegal Fishing di perairan Pangkep, tepatnya di Pulau Sere're Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, penangkapan dilakukan tanggal 9 Desember 2018 lalu.

"Betul, ada sebelas pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Pangkep. Mereka dijemput di Pelabuhan Paotere Makassar kemarin karena jarak TKP cukup jauh," ucap Tulus, Kamis (13/12).

Dari hasil pemeriksaan di laut, ditemukan berbagai barang bukti, di antaranya 2 unit Kapal bermotor dengan nama Nisa dan Sumber Reski 03, 1 Botol Merk Vixal yang diduga berisikan cairan potasium, 2 bungkus serbuk putih yang diduga potassium, 13 ikan sunu dan ikan Cappang, 4 Rol selang, 4 buah Dakor, 4 buah sepatu renang, 2 buah kaca mata selam, 2 unit GPS merk Garmin.

"Selain dari barang bukti diamankan, sebanyak sebelas orang yang ikut amankan. Dari 11 pelaku tersebut masih didalami oleh penyidik ” ujarnya. 

Dari sebelas pelaku Ilegal Fishing diamankan polisi, mereka merupakan warga Kabupaten Maros dan Kotamadya Makassar.  Adapun nama yabg disebutkan,  yakni,  Haya Dg. Ngeppe, Ponco, Borahim, Haris, Farid, Wahyu, Ari, Bahar, Syamsir, Dian dan Ippang.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap 11 pelaku tersebut di Makopolres Pangkep, kemudian Barang bukti berupa bius dikirim ke laboratorium forensik untuk diketahui hasilnya. 

“Jika memang terbukti bersalah, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku dengan pasal 84 UU 31 tahun 2004 tentang Perikanan dan Pasal 85 UU 45 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 2004 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” tandasnya.

Penulis :

Editor :