Toraja Utara Raih Penghargaan Nasional Peduli HAM

Toraja Utara Raih Penghargaan Nasional Peduli HAM

KabarMakassar.com -- Pemerintah Toraja Utara meraih pengharaan nasional dari Kementerian Hukum dan HAM RI, penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan.

Penghargaan tersebut diterima Kalatiku Paembonan Selasa (11/12) lalu diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly di Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI, Rasuna Said Jakarta pada puncak Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Internasional ke-70. 

Raihan Penghargaan tersebut di dasari atas data capaian pelaksanaan pemenuhan hak dasar yang telah diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Toraja Utara sesuai dengan parameter kriteria struktur, proses dan hasil yang telah ditetapkan sesuai dengan Permenkumham No 34 Tahun 2016.

Kalatiku Paembonan yang hadir didampingi Kabag Pemerintahan Setda, Mira Bangalino dan Kabid Komunikasi Publik, Anugrah Yanus Rundupadang dalam pernyataannya disela-sela acara menyampaikan predikat Kabupaten Peduli HAM yang diraih oleh Kabupaten Toraja Utara karena upaya dan capaian pemerintah daerah bersama jajarannya dalam mengimplementasikan produk-produk hukum yang ada khususnya pada aspek pemenuhan HAM masyarakat di Toraja Utara. 

"Ini bukti kerja keras dari kita semua Lingkup Pemkab Toraja Utara, predikat peduli HAM tak lepas dari peran masyakarakat Toraja Utara, dalam mengimplementasikan produk-produk hukum yang ada khususnya pada aspek pemenuhan HAM masyarakat di Toraja Utara"ujar Kalatiku Paembonan.

Ia menambahkan jika didukung oleh penilaian administratif Pemda menyangkut ketepatan dan keakuratan ke Kemenkumham. 

Dikutip dari laman http://ham.go.id Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM yang disaksikan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla ini bertujuan untuk memotivasi, dan mendorong realisasi pemenuhan hak-hak dasar masyarakat oleh pemerintah daerah. Terutama pemenuhan hak dasar di bidang kesehatan, pendidikan, hak-hak perempuan dan anak, hak atas pekerjaan, hak perumahan yang layak, dan hak atas lingkungan yang berkelanjutan. (Author/Photo: AYRLPDI Komunikasi Publik)
 

Penulis :

Editor :