Pemuda Barru Bentuk Rumah Aspirasi, Ini Alasannya!

HUT Kabupaten Barru

Pemuda Barru Bentuk Rumah Aspirasi, Ini Alasannya!

KabarMakassar.com ---- Pemerintah Kabupaten Barru dianggap belum optimal dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat pesisir khususnya masyarakat yang berprofesi sebagai Nelayan.

Hal itu yang memotivasi mantan Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pemuda Pelajar Mahasiswa Barru (DPP GAPPEMBAR) Andi Iqbal Husni Parenrengi membentuk Rumah Aspirasi.

Rumah Aspirasi ini resmi dibentuk dan dideklarasikan tepat di hari jadi Kabupaten Barru yang Ke - 58 di Desa Corawali Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru Selasa 20 Fabruari 2018.

"Masih perlu diperhatikan kembali bantuan ke Nelayan karena kami melihat belum merata, kebanyakan penerima bantuan kelompok itu terus tiap tahunnya. Disisi lain masih marak pengguna pukat trawl di perairan Kabupaten Barru," ujar Ketua Rumah Aspirasi, Iqbal saat dikonfirmasi awak redaksi KabarMakassar.com hari ini.

Menurutnya masih banyak kebutuhan dasar Nelayan yang belum terpenuhi. Bahkan pemberdayaan terhadap kelompok masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai Nelayan ini jarang tersentuh program pemerintah setempat.

Buktinya masih banyak kelompok Nelayan yang mengunakan alat tangkap ilegal seperti Pukat Trawl atau Pukat Harimau di Perairan Kabupaten Barru.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya bersama aktifis  yang tergabung dalam kelompok ini telah melakukan advokasi di masyarakat pesisir dan menemukan nelayan yang tidak tersentuh dengan kebijakan pemerintah.

"Nelayan yang ada di Barru perlu perhatian khusus apalagi masih marak pengguna pukat Trawl atau Harimau, ini perlu di sosialisasikan. Makanya kami hadir dengan Rumah Aspirasi," kata dia.

Saat ditanya soal progres pasca deklarasi, Iqbal mengaku terlebih dahulu akan mempersiapkan beberapa perlengkapan adimistarsi dan selanjutnya akan mendaftarkan Rumah Aspirasi di Kesbangpol setempat.

"Kelompok ini sebenarnya sudah lama digagas, dan anggotanya kebanyakan nelayan. Alhamdulillah pada hari ini kita deklarasikan dan akta notaris pendirian pun telah terbit," terang Alumnus Unismuh Makassar ini.

Rumah Aspirasi ini, kata dia akan terus mengawal kelompok Nelayan yang dibentuk bahkan kalau bisa dijadikan sebagai kelompok Nelayan percontohan di Barru.

Sementara itu, salah Ketua kelompok Nelayan Tanete Rilau Asdar, memberikan apresiasi atas pembentukan Rumah Aspirasi di Kabupaten Barru. 

Dia berharap komunitas ini dapat memperjuangkan kebutuhan masyarakat Nelayan.

"Kami sangat berterima kasih karena masih ada anak muda yang peduli dengan masyarakat Nelayan tradisional, semoga kedepan kebutuhan Nelayan dapat tersampaikan," tuturnya. (*)

Penulis :

Editor :