Perusda
Bank SUlsel Bar

Demo HMI, Kejati Didesak Tuntaskan Sewa Lahan di Buloa

Ardiansah

1 week, 3 days ago Oleh Bahar
Demo HMI, Kejati Didesak Tuntaskan Sewa Lahan di Buloa
Unjuk Rasa HMI Di Kejati Sulsel

KabarMakassar.com - Puluhan Himpunan Mahasiswa Islam dari Kordinator komisariat Universitas Bosowa mengelar aksi didepan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Jumat 9 November 2018.

Dalam orasinya, Jendral lapangan, Wirwan Kusuma Umar mengatakan kasus penyewaan  lahan negara yang terdapat di kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar, Soedijo Aliman alias Jentang adalah otak dari penyewaan lahan negara PT. Pembangunan Perumahan senilai Rp500 juta. 

"Dia terlibat bersama terdakwa lain yang telah ditahan yaitu asisten I Pemkot Makassar, M. Sabri, serta dua pegawainya Rusdindan Jayanti,"ungkap Wirwan dalam orasinya.

Aksi yang berlangsung di Jl Urip Sumiharjo sekitar pukul 13.00 wita. menyampaikan orasinya menggunakan pembesar suara dan membetangkan spanduk "Copot Kepala Kejaksaan tinggi Sulsel"

Ia mengatakan, sebagai aktor utama di balik terjadinya kerugian negara dalam pelaksanaan kegiatan penyewaan lahan Negara, dan penyidik sudah menetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucuian uang (TPPU), dikuatkan bukti bukti persidangan, dan dijerat  Dengan pasal 2 UU No.31 tahun 1999, UU Nomor Tahun 2001 tentang, ppemberantasan tindak korupsi pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan pasal 3 dan Pasal 4 UU No.8 tahun 2010.

"Namun yang kami sesalkan kinerja kejaksaan tinggi Sulsel dipertanyakan karena sampai saat ini belum ditangkap, padahal dia sudah ditetapkan sebgai DPO sudah menghampiri satu tahun,"katanya

Pengurus HMI Komisariat Universitas Bosowa mendesak kepada Kajati Sulsel, agar kiranya turun dari jabatanya karena tidak mampu menepati janjinya dan gagal dalam menyelesaikan kasus hukum atau tebang pilih dalam menindaki kasus hukum yang ada di Sulsel, terkhususnya Kota Makassar dalam Hal lni kasus Soedirjo Aliman (Jen Tang) dan Eddy Aliman (Putra Jen Tang). 

Dia juga meminta kepada Pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan agar kiranya menyebar lnformasi penetapan DPO Jen Tang di Muka Umum baik di media cetak, media online maupun pamflet kertas yang disebar di pinggiran jalan kota agar Info DPO Jen Tang tersebar ke masyarakat secara umum.

Selanjutnya, dia meminta kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan agar Kiranya membuka Posko Pengaduan Masyarakat Han‘ lni terkhusus kasus DPO Jen Tang. 

Tidak hanya itu, dia meminta Kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan agar kiranya serius dalam menangani kasus DPO Jen Tang dan segera menangkap dan mengadili Jen Tang.