KPU Selayar dan JaDI Sulsel Gelar Kursus Pemilu

KPU Selayar dan JaDI Sulsel Gelar Kursus Pemilu

KabarMakassar.com -- Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulsel menggelar Kursus Pemilu, Agen Penyebar Infomasi pemilu bersama dengan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Selayar, mengelar kegiatan Kursus Singkat Pemilu (Election Short Courses) selama dua hari 22-23 November 2019 di Aula Kantor KPU Kepulauan Selayar, jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Benteng, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini melibatkan pemuda-pemudi di daerah Selayar untuk berperan aktif menyebarkan informasi  tahapan penyelenggaraan pemilu 2019  pada masyarakat. Sebanyak 25 peserta kursus dari perempuan, tokoh pemuda, perwakilan organisasi,dan perwakilan  pendidikan.

"Kursus pemilu sebagai langka awal untuk memberikan pengetahuan tentang kepemiluan dan mendorong paristipatif anak muda terlibat aktif dalam proses pemilu," kata Andi Nastuti, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat.

Menurut Andi Nastuti, kursus ini tak hanya mendorong pengetahuan kepemiluan sekaligus menjaring anak muda untuk menjadi agen penyebar informasi tentang pemilu, relawan demokrasi bahkan menjadi penyelenggara pemilu di KPPS dan relawan demokrasi di Pemilu 2019.

Nantinya peserta yang telah ikut kursus akan menjadi agen penyebarluas informasi Pemilu ke tengah-tengah masyarakat, membantu KPU mengedukasi, mendapatkan pengetahuan tentang validasi data dan proses akuratnya, pengetahuan pengawasan partisipatif untuk setiap tahapan yang rawan. 

"KPU tidak bisa bekerja sendiri dalam tahapan ini, tentu saja partisipatif masyarakat sangat membantu  untuk  mengedukasi, mengawal bahkan mengkritisi kerja-kerja KPU,” tambahnya. 

Dalam kegiatan ini KPU Selayar bekerjasama dengan Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulsel. Para pengurus JaDi yang terlibat sebagai narasumber dan fasilitator kegiatan selama dua hari. 

Mereka diantaranya Mardiana Rusli mantan komisioner KPU Selsel, Masmulyadi mantan Komisioner KPU Kepulauan Selayar, dan Attahiria Nas mantan komisioner KPU Takalar. 

Keterlibatan JaDi Sulsel dalam kursus kepemiluan adalah tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) di bulan oktober lalu. Sebagai bentuk komitmen organisasi JaDI jaringan nasional ini, akan mengawal Pemilu  Bersih dengan terlibat memperkuat KPU dalam  tata kelola lembaga dan  peningkatan kapasitas penyelenggara pemilu.

"JaDI Sulsel adalah jejaring nasional yang ikut berpartisipasi menjadi katalisator dan ikut mengawal agar Pemilu berjalan secara jujur, adil dan berintegritas melalui kegiatan capacity building KPU di daerah,” terang Mulyadi. 
Karenanya, kata Mulyadi, JaDI bekerja dan mentarsnformasikan keilmuan untuk masyarakat yang dilatih oleh lembaga KPU. 

Kumpulan para mantan aktivis ini, terus bergerak di berbagai kegiatan KPU dan Bawaslu Sulsel seperti kursus Pemilu, forum warga, forum pengawasan partisipatif dan workshop Pemilu.

Penulis :

Editor :