60 Warga di Bulukumba Dapat Bantuan Bedah Rumah dari BPJS

Fitriani Lestari

60 Warga di Bulukumba Dapat Bantuan Bedah Rumah dari BPJS

KabarMakassar.com - Dibantu Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) lewat program bedah rumah, warga Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan, Bulukumpa, menggelar syukuran dan silaturahmi dengan Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, Kamis (22/11/2018).

Sebanyak 60 orang warga Kelurahan Ballasaraja yang mendapatkan bantuan BSPS untuk jangka waktu tahun 2017-2018.

Lurah Ballasaraja, Andi Asdar mengatakan, Kelurahan Ballasaraja adalah menjadi daerah percontohan di Bulukumba atas pembangunannya. Sehingga hal ini diharap pada masa mendatang Ballasaraja kembali mendapatkan bantuan tersebut.

"Kita berharap dimasa mendatang program ini akan terus berlanjut khususnya di Ballasaraja karena masih ada sekitar 35 rumah yang tidak layak tapi belum dibedah," ujarnya.

Tomy Satria memberi apresiasi karena pembangunan BSPS di Ballasaraja dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Dengan dijadikannya Ballasaraja sebagai percontohan, Tomy berharap hal ini dapat dihargai dan dijaga.

Tomy juga mengajak untuk mensyukuri segera keberhasilan meski dalam bentuk yang sangat sederhana.  "Banyak sekali saudara kita di luar sana yang belum mendapatkan kesempatan seperti yang kita dapatkan ini. Karena kita mendapatkannya dari ratusan bahkan ribuan, maka wajib untuk kita syukuri," ujar Tomy.

Tomy juga berharap kepada penerima manfaat untuk merawat bantuan bedah rumah karena telah menjadi milik pribadinya.

Silaturahmi ini diakhiri dengan diskusi lepas mengenai permasalahan masyarakat Ballasaraja yang dialami belakangan ini diantaranya pada sektor pembangunan jalan, sektor pertanian, dan bantuan sosial terhadap orang tua jompo.

Marjuni, warga Lingkungan Bontorihu berharap kepada pemerintah daerah untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Jawi-Jawi dan Kelurahan Ballasaraja di Kampung Lete'e segera terwujud. Termasuk bantuan sosial terhadap orang tua jompo.

Di sektor pertanian, warga mengeluhkan harga pupuk yang terlalu tinggi dan adanya permainan oleh pengecer yang menaikkan harga pupuk dari semestinya.

Menjawab keluhan warga, Tomy mengaku akan segera melakukan peninjauan dengan melibatkan kepala dinas yang terkait.

"Soal jembatan penghubung ini, saya akan memanggil pimpinan Lonsum untuk bicarakan, karena melalui area perkebunan PT. Lonsum," ungkapnya.

Penulis :

Editor :