Cukup Rp5 Juta Bisa Melancong Solo Hingga ke Rusia

Kolaborasi Liputan6.com

Cukup Rp5 Juta Bisa Melancong Solo Hingga ke Rusia

KabarMakassar.com --- Menjadi pelancong Solo atau Solo Traveling telah identik dengan keberanian dan perjuangan kaum adam. 

Famega Syavira, travel blogger asal Indonesia membuktikan bahwa pemikiran hanya pria yang berani dan mencintai petualangan adalah pemikiran yang salah. 

Dilansir dari Liputan6.com, Famega Syavira menceritakan perjalanannya ke Eropa yang ditempuh melalui jalan darat, melewati 6 negara dan banyak kota selama 15 hari tidaklah selalu identik dengan kemewahan. 

Famega menuturkan biaya perjalanannya dimulai dari Dumai Riau menyeberang ke Malaka di Malaysia dengan tarif kapal Rp 320.000. 

Dari Malaysia perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan bus dan kereta untuk sampai ke Thailand. Perjalanan ke Thailand menghabiskan uang 100 RM atau sekitar Rp 340.000.

Dari Hatyai Thailand, perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kerabi dengan memakan ongkos 290 bath atau sekitar Rp 120.000. 

Sebelum melanjutkan perjalanan, Famega memutuskan untuk menginap di salah satu hotel di Kerabi. Harga sewa hotel di Kerabi sekitar 300 Bath atau setara dengan Rp 125.000.

Keesokan harinya perjalanan dilanjutkan menuju Bangkok, dari Krabi ke Bangkok bisa menggunakan bus dengan tarif 600 Bath atau sekitar Rp 250.000. Dari Bangkok yang merupakan ibukota Thailand, perjalanan dilanjutkan menuju Vientin di Laos menggunakan kereta dengan tarif 383 Bath atau setara dengan Rp 350.000.

Famega menuturkan, saat solo traveling ke Eropa lewat jalur darat hal yang paling menyebalkan adalah antre panjang di border negara-negara Asia Tenggara.

"Kita harus antre panjang dulu sebelum masuk negara berikutnya, dan itu antrenya panjang banget," ungkap Famega.

Setelah sampai di Laos, perjalanan menuju Eropa lewat jalur darat dilanjutkan ke Hanoi yang merupakan ibukota Vietnam. Perjalanan tersebut menghabiskan ongkos 200.000 Lao Kip (mata uang Laos) yang setara dengan Rp 320.000. Di Hanoi, Famega menginap untuk satu malam dengan tarif 200 Dong atau setara dengan Rp 120.000.

Dari Vietnam, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju China menggunakan kereta dengan tarif 730.000 Dong atau sekitar Rp 430.000. 

Famega mengatakan, melintas dari Vietnam menuju China jadi pengalaman yang paling mengesankan disebabkan kesempatan berada satu kereta dengan orang-orang dengan latar budaya dan bahasa yang benar-benar berbeda dengan dirinya.

“Perbatasan mau masuk ke China saya satu kereta banyak orang Vietnam dan China, mereka antre ambil imigrasi,” ungkap Famega.

Dari Nanning China perjalanan dilanjutkan ke Beijing menggunakan kereta. Tarif trip ini 270 Yuan atau setara dengan Rp560.000. 

Famega memilih untuk menginap 3 malam di Beijing sebelum melanjutkan perjalanan. Harga sewa hotel per malam sekitar 162 Yuan atau setara dengan Rp 340.000.

Dari Beijing perjalanan kemudian dilanjutkan ke Erlien menggunakan bus dengan tarif 180 Yuan atau sekitar Rp 375.000. Dari sini, perjalanan dilanjutkan menyeberang ke negara Mongolia menggunakan bus dengan tarif 35 Yuan atau sekitar Rp 73.000. 

Mongolia menjadi negara terakhir yang disinggahi Famega untuk sampai ke Rusia.

Rusia dalam pandangan Famega, merupakan negara yang mengesankan, mengingat selama ini dirinya selalu berpandangan negatif akan negara yang identik dengan cuaca ekstremnya.

“Orang Rusia ternyata ramah dan penolong. Pengalaman saya saat traveling di Rusia memutarbalikkan anggapan miring saya selama ini,” ungkap Famega.

Famega mengingatkan kepada traveler pemula yang ingin mengikuti jejaknya, paling tidak Anda perlu melakukan observasi terlebih dahulu seperti melakukan pencarian blogger travel perempuan di negara tujuan.

“Ikut gathering dan kumpul bareng sama solo traveler di negara persinggahan juga jadi cara jitu untuk menghilangkan rasa jenuh,” kata Famega.

Famega juga menambahkan metode lain seperti mengikuti milis traveler, dan jangan takut untuk mengunjungi destinasi wisata yang sedang hits di banyak negara persinggahan.

“Yang penting ekstra waspada, jangan sampai paranoid. Yang perlu dibawa itu buku, termos, power bank, sama pasmina sih kalau aku, dan jangan lupa pakai sepatu treking yang nyaman,” tambah Famega.

Selama perjalanan 6 negara dan banyak kota sebelum sampai ke Rusia, Famega paling tidak menghabiskan uang hanya sekitar Rp5 juta, angka tersebut termasuk ongkos transportasi dan penginapan di negara persinggahan.

Tertarik berpetualang?

Penulis :

Editor :