4 Destinasi Sejarah Dikunjungi Archipelago Internasional

Laporan Ardiansah

4 Destinasi Sejarah Dikunjungi Archipelago Internasional

KabarMakassar.com - Archipelago Internasional tergabung dari Hotel Aston Makassar, Herper Perintis, Fave Hotel Panakkukang, dan Fave Hotel Pantai mengunjungi Wisata bersejarah Kota Makassar (Makassar Heritage Tour), Senin (5/11/2018).

Mereka mengunjungi empat wisata sejarah di kota Makassar bersama jurnalis makassar yakni, Benteng Fort Raterdam Kota Makassar, Klenteng Xiang Ma, China Town, Museum Kota Makassar.

"Destinasi sejarah kota Makassar sangat luar biasa dan masih kental dengan ciri khas Makassar,"kata National Brand Manager Archipelago Internasional, Niko Wicaksana, kepada KabarMakassar.com, Senin (5/11/2018).

Niko mengaku, seandainya tidak berkunjung di sana tidak mengetahui bahwa di Makassar ada banyak destinasi sejarah yang bagus dikunjungi. Selain itu kata dia, dengan kunjungan ini bisa menyampaikan kepada publik bahwa dimakassar banyak wisata sejarah yang wajib dikunjungi.

Ia mengatakan, baru pertama kali berkunjung di wisata bersejarah kota Makaasar, dan ternyata Kota Makassar Prov Sulsel banyak destinasi Sejarahnya. Kunjungan destinasi bersejarah ini merupakan rakaian hari ulang tahun ke 411 Kota Makassar dan itu rutin dilakukan tiap tahun. Dan salah satunya destinasi sejarah Bandung, Jakarta, Surabaya, dan terakhir Makassar. 

Adapun sejarah dari keempat Destinasi bersejarah Kota Makassar diantaranya.

1. Benteng For Raterdam Fort Rotterdam

Benteng ini juga dikenal dengan nama Benteng Ujung Pandang sebagai peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo, letaknya, di Jl Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel. Awanya, Benteng ini dibangun pada 1545 oleh Raja Gowa ke-9 I manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa'risi' kallonna.

Bahan dasar bangunanya terbuat dari tanah liat, namun pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-14 Sultan Alauddin konstruksi benteng ini diganti menjadi batu cadas yang bersumber dari Pegunungan Karst di Maros. Selain itu, bentuk arsitektur Benteng Ujung Pandang ini berbentuk seperti seekor penyu yang hendak merangkak turun ke lautan.

2. Klenteng Xiang Ma

Klenteng Xiang Ma terletak di Jalan Sulawesi, Kota Makassar merupakan peninggalan sejarah dan budaya rumah peribadatan tertua di Makassar. Bagunan tersebut memiliki lima lantai yang dibangun sejak 1864. Bentuk arsitektur bangunan  sangat lekat dengan suasana Tionghoa. Selain itu ada banyak patung dewa didalamya sekitar 15 dewa, diantaranya Dewa anak, Dewa Jodoh, Dewa Peminta Resky, Dewa Menjauhkan Bencana dan Lain-lain.

3. Chinatown

Chinatown merupakan kawasan bangunan khas belanda yang dominan Warna hijau.Tempat tersebut  ada di di area Jl Jampea, Jl Sumba, Jl Sulawesi, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Jl Ahmad Yani, dan Jl Nusantara.

 

4. Museum Kota Makassar

Meseum ini merupakan bangunan peninggalan belanda yang terletak di Jl Balaikota Makassar. Di dalamnya terdapat peninggalan sejarah seperti pakaian adat bugis Makasssar Makassar, Luwu.

Tidak hanya itu juga terdapat foto Raja Sultan Hasanuddin dan Arung Pallakka beserta sejarahnya, serta foto dan nama Walikota pertama sampai terakhir.

Penulis :

Editor :