Perusda
Bank SUlsel Bar

Tutupi Kuota Sulsel, Gubernur Tegur Kepala BKD Sulsel

on 10/9/18 Oleh Fritz Wongkar
Tutupi Kuota Sulsel, Gubernur Tegur Kepala BKD Sulsel
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Suirman Sulaiman. [Foto: Humas Sulsel]

KabarMakassar.com -- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Ashari F Radjamilo mendapat teguran langsung dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah lantaran belum mengambil keputusan terkait hasil kuota formasi CPNS Pemprov Sulsel. 

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku kecewa dengan sikap Kepala BKD yang dinilai lamban menangani hal yang menjadi kebutuhan masyarakat di Sulsel. "Mestinya BKD tak perlu lagi bertanya soal itu kesaya, itu sudah kewenangannya untuk membuka amplop formasi CPNS itu, bukannya ditutp-tutupi"kata Nurdin Abdullah.

Gubernur Sulsel periode 2018-2023 yang baru saja dilantik 5 September lalu ini menanggapi serius permasalahan ini dan bertanya-tanya soal transparansi penerimaan CPNS Pemprov Sulsel hingga ke daerah-daerah. 
"Ini membuat kami kecewa dengan kerja seperti ini, harusnya sudah ada informasinya ke masyarakat"tambah Nurdin Abdullah.

Pemerintah Provinsi Sulsel beberapa waktu lalu mengusulkan 2800 kuota CPNS, dimana formasi yang akan diterima nanti sebagian besar jurusan pendidikan (tenaga guru), dan perawat (medis).

Adapun penerimaan CPNS diperkirakan berlangsung pada 19 September 2018.

Sementara itu, Kepala BKD Sulsel Ashari F Radjamilo mengatakan formasi CPNS sudah ia terima. Ia mengatakan jika hal tersebut sebenarnya harus melaporkan dulu ke Gubernur jika ia sudah menerima. Untuk itu laporannya lambat dan mengaku tidak enakan sama gubernur baru.

"Sebenarnya harus saya lapor dulu ke Pak Gubernur, tidak enak sama beliau. Tunggu saja, formasi sudah adami saya pegang," singkatnya.