Perusda
Bank SUlsel Bar

Pasca Terbakar, Soni Terbitkan Larangan Merokok di Pemprov

on 16/8/18 Oleh Fritz Wongkar
Pasca Terbakar, Soni Terbitkan Larangan Merokok di Pemprov
Kebakaran di Gedung lantai 4 Pemprov Sulsel [Ist]

KabarMakassar.com -- Pasca terjadinya kebakaran di lantai 4 Gedung Utama Kantor Gubernur, yang terjadi pada Rabu (15/8) sore. Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menginstruksikan untuk mengelurakan edaran larangan merokok di gedung kantor Pemerintah Provinsi Sulsel.

Sebelumnya kebakaran terjadi di lantai empat jembatan penghubung gedung tersebut, yang menghubungkan bangunan gedung B Kantor Gubernur Sulsel.  diduga karena adanya sisa puntung rokok yang dibuang di atap gedung oleh seseorang. Terdapat ruang yang tidak digunakan, kemudian dijadikan tempat penyimpanan perabotan yang tidak terpakai dan dos-dos (kardus) kemudian terbakar.

"Saya sudah instruksikan Penjabat Sekda Sulsel segera buat edaran larangan merokok. Larangan itu berlaku esok dan untuk semua Kawasan Gedung Pemprov Sulsel," kata Sumarsono.

Sumarsono mengatakan, bagi mereka yang perokok, dan terpaksa merokok, diperbolehkan dengan syarat harus di luar gedung atau di taman maupun tempat yang memang diperuntukan bagi perokok. 

"Bagi perokok berat kami silahkan tetapi di taman, di bawah pohon. Silahkan merokok di luar gedung," tegas Sumarsono.

Ia sendiri saat peristiwa terjadi sekira pukul 15.30 Wita berada di Jakarta menerima penghargaan Tanda Kehormatan RI Bintang Jasa Pratama dari Jokowi di Istana Negara.  Laporan Ia terima dari Penjabat Sekda Sulsel Tautoto Tanaranggina, kemudian merespon untuk dilakukan penanganan dan instruksi edaran pelarangan merokok di kawasan Kantor Gubernur. 

Terpisah dengan Kepala Satpol PP Sulsel Mujiono menyebutkan pemadaman dilakukan dengan menggunakan alat pembantu pertolongan pertama kebakaran (APAR).

 Ia menjelaskan kebakaran terjadi karena di lantai empat jembatan penghubung gedung tersebut, yang menghubungkan bangunan gedung B Kantor Gubernur Sulsel. 

"Ini jadi pelajaran untuk kita terutama menjaga kebersihan Kantor Gubernur," ujarnya.