Gubernur Sulsel Kroscek Kendaraan Pemprov

Laporan Rahmi Dinia

Gubernur Sulsel Kroscek Kendaraan Pemprov

KabarMakassar.com - Gubernur Sulawesi Selatan gelar pemeriksaan kendaraan Dinas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov)di kantor gubernur Sulsel, kamis, 20 September 2018. 

Berlangsung di lapangan upacara kantor Gubernur Sulsel, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah didampingi Kabiro aset pemprov Sulsel, Nurlina turun langsung  melakukan pengecekan kendaraan.

Kabiro Aset Pemprov, Nurlina melaporkan ada 1038 unit kendaraan dinas roda empat, dan 1485 unit roda dua. Tidak hanya itu kendaraan dinas lainya seperti gerobak dan bentor sekitar 383 unit.

Dari jumlah kendaraan tersebut kendaraan  yang ada hanya 310 unit kendaraan roda empat, dan 190 unit kendaraan roda dua.

Nurlina memaparkan alasan tidak adanya sebagian kendaraan dinas tersebut karena sedang dalam perbaikan, ada yang pinjamkan ke kantor-kantor pemerintahan lainnya dan adapula yang mengalami kerusakan.

Sementara, Nurdin Abdullah menyampaikan anggaran biaya perbaikan  dikeluarkan pemerintah setiap tahunnya sekitar 300 miliar.

Menurutnya, dengan biaya tersebut dapat di pangkas dengan melakukan pembaharuan untuk mengurangi biaya perbaikan.

Selain itu dia juga meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan laporan keuangan dan bisa melakukan pemangkasan di masing-masing sektor dengan catatan pelayanan tidak terganggu.

"Nanti OPD melakukan rakor dan melaporkan berapa yang bisa ia pangkas, tapi pelayanan tidak terganggu,"tegasnya

Tidak hanya itu mantan Bupati Bataeng juga akan mengurangi belanja pegawai, meningkatkan belanja pembangunan, dan pemberian tunjangan.

Hal ini untuk menampik  kondisi terdahulu jauh lebih baik dbanding sekarang, karena kenaikan nilai dollar. Meskipun demikian pemprov Sulsel berupaya mendorong sektor-sektor produktif untuk mendorong PAD. 

"Meskipun kondisi dulu jauh lebih baik dari sebelumnya, pengaruh kenaikan nilai dollar secara otomatis utang kita juga akan bertambah karena utang kita dollar. Kita akan berupaya mendorong sektor sektor produktif untuk meningkatkan PAD kita," jelas Nurdin Abdullah

Selain pemangkasan anggaran, perhatian terhadap golongan 1 dan 2 akan dilakukan, dengan memberikan tunjangan penghasilan yang layak.

Penulis :

Editor :