Perusda
Bank SUlsel Bar

Begini Kerjasama Bank Sulselbar dan BCA Biayai Tol Layang

6 hari, 1 jam lalu Oleh Fritz Wongkar
Begini Kerjasama Bank Sulselbar dan BCA Biayai Tol Layang
Tol Layang Pettarani Makassar [Ilustrasi]

KabarMakkasar.com -- Biaya proyek pembangunan jalan Tol Layang yang nilainya mencapai 1,54 Trilliun akhirnya dibiayai oleh dua Bank. Dimana Bank Sulselbar dan Bank BCA menyanggupi pembiayaan Tol Layang di Pettarani Makassat tersebut.

Bank Sulselbar menyanggupi Rp230 Milliar sementara Bank BCA menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp1,31 triliun. Untuk diektahui jika jalan Tol Layang Pettarani teerebut diestimasi menyerap investasi hingga Rp2,2 Trilliun dengan masa konstruksi pengerjaannya hingga 22 bulan lamanya.

Direktur Utama Bank Sulselbaar, Andi Muhammad Rahmat, mengatakan bahwa saat ini perseroan telah membiayai 10 proyek infrastruktur dengan skema sindikasi. Selain Tol Layang AP Pettarani, Tidak hanya itu ada Makassar New Port (MNP) dan sejumlah jalan tol yang juga ada di Pulau Jawa.

Andi Muhammad Rahmat menerangkan jika bank daerah harus mampu bersaing dengan melakukan pembangunan, apalagi di wilayah Indonesia timur terkhusus Sulawesi Selatan dan Barat.

“Infrastruktur sangat penting. Kami tidak berhenti di sini saja, tetapi berharap kedepan lebih banyak lagi proyek infrastruktur dibiayai,”ungkapnya.

Terpisah dengan Executive VP Group Corporate Finance BCA, Susiana Santoso, dimana ia menjelaskan jika fasilitas kredit sindikasi tersebut berjangka waktu selama 12 tahun. Bagi Susiana bahwa Tol Layang Makassar merupakan wilayah yang startegis. Bahkan ia mengtakan jika nantinya jalan tersebut dapat melaju dengan pertumbuhan ekonomi yang baik di Sulawei Selatan terkhusus kota Makassar.

“Infrastruktur yang baik tentu akan memberikan pergerakan ekonomi yang baik"singkatnya.

Diketahui sebelumnya jika Bank Sulselbar menerbitkan Obligasi hingga Rp 2 Trilliun secara bertahap. Hal tersebut membuat proyek infrastruktur seperti Tol Layang mampu untuk dibiayi dan proyek infrastruktur akan menjadi nilai tambah apalagi Bank Sulselbar masuk dalam pembiayaan tol tersebut.