10 Hari Disegel, Siswa SMP 22 Bulukumba Kembali ke Sekolah

10 Hari Disegel, Siswa SMP 22 Bulukumba Kembali ke Sekolah

KabarMakasssar.com -- Terhitung sejak 30 Agustus 2018 hingga saat ini, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) 22 Bulukumba disegel oleh pihak yang mengkalim lahan sekolah.

Akibat disegel tersebut, siswa harus berbagi dengan murid Sekolah Dasar (SD) 251 Desa Bonto Biraeng, Kecamatan Kajang, Bulukumba.

Kepala SMP 22 Bulukumba, H. Zainuddin mengaku pasrah, dirinya menyerahkan sepenuhnya ke Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan kasus penyegelan oleh Hj Asiah, yang mengklaim lahan sekolah seluas 9436 Meter.

" Siswa kami harus berbagi kelas  dengan muris di SD 251. 

Proses belajar SMP mulai pukul 1 siang, karena pagi digunakan untuk anak SD," kata Zainuddin.

Zainuddin yang baru sepekan menjabat sebagai kepala SMP 22 mengaku, telah melaporkan kasus ini ke Pemkab dan Polres Bulukumba, agar secepatnya sekolah SMPnya itu dibuka. 

Kapolsek Kajang, AKP Syamsul Bahri yang dikonfirmasi membenarkan pelaporan kepala sekolah di kepolisian, hanya saja ditidak mengetahui sampai mana prosesnya saat ini, karena pelaporan dilakukan di Mapolres Bulukumba.

"Iya sudah melapor, tapi bukan di Polsek, langsung di Polres," kata Syamsul Bahri.

Penulis :

Editor :