Perusda
Bank SUlsel Bar

Ini Hasil Pertemuan Pj Gubernur Dengan Kemenhan Sulsel

Andhy Sukri

on 26/7/18 Oleh Redaksi
Ini Hasil Pertemuan Pj Gubernur Dengan Kemenhan Sulsel
Pj Gubernur Soni Sumarsono saat menerima Brigjen TNI Wahyu Agung Prayitno, M.Pd., M.M kepala perwakilan Kementerian Pertahanan RI di Prov Sulsel di ruang kerja Gubernur, Kamis 26 Juli 2018.(Ist)

KabarMakassar.com -- Penjabat Gubernur Soni Sumarsono menerima Kementerian Pertahanan RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Ruang Kerja Gubernur pada Kamis 26 Juli 2018.

Pertemuan yang berlangsung secara tertutup ini, Soni Sumarsono menerima Brigjen TNI Wahyu Agung Prayitno, M.Pd., M.M kepala perwakilan Kementerian Pertahanan RI Provinsi Sulawesi Selatan, didampingi oleh Kolonel Sus Dr. Drs. Andi Arman,M.si Staf Utama PKP Provinsi Sulawesi Selatan.

Sesaat setelah pertemuan Brigjen Tentara Nasional Indonesia (TNI) Wahyu menjelaskan hasil pertemuannya dengan penjabat gubernur Sulawesi Selatan.

"Gubernur sangat konsen terhadap pembinaan bela negara Yach khusus nya daerah Sulsel beliau titip pesan dan menawarkan satu konsep bagaimana pembinaan bela negara itu sampai pada grosroad Kita akan membuat konsep yang lebih praktis  mudah di terapkan di daerah. Dan beliau sudah menyampaikan untuk bekerjasama langsung dengan Kesbangpol, dinas pendidikan, Dispora, Bappeda dan Kabag pemerintahan," tambahnya.

Tambahnya, pembinaan bela negara merupakan metode penguatan ideologi yang dilakukan Kemenhan dalam membangun bangsa.

"Jadi  Kita akan membuat satu tim dalam rangka bagaimana kita bergotong royong membangun bangsa ini. Khusus pembinaan bela negara dan paling spesifik adalah penguatan ideologi," ungkapnya.

Wahyu Agung juga menjelaskan pentingnya bela negara untuk stabilitas negara dapat dilihat dari keamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung lancar. 

 

"Negara kita stabil itu terbukti dengan beberapa yang kita laksanakan seperti Pilkada yang aman-aman saja, cuman kita sebagai bangsa harus memberikan penguatan dan Kemenhan hadir di situ untuk memberikan penguatan dan mendorong partisipasi Pemda dan masyarakat," ujar mantan staf khusus KASAD ini.