Pelayanan gizi terpuruk, pj Gubernur instruksikan ini

Andhy Sukri

Pelayanan gizi terpuruk, pj Gubernur instruksikan ini

kabarMakassar.com-penjabat Gubernur  Sulawesi Selatan Soni  Sumarsono  hadiri peringatan hari keluarga Nasional ( HARGANAS) XXV, Senin 6 Agustus 2018.

Acara yang dirangkaikan dengan baksos TNI KB - KeS dan bhayangkara KB - KES tingkat provinsi sulawesi selatan tahun 2018 ini di hadiri oleh ketua DPRD provinsi Muh Roem, para Bupati/Walikota dan unsur Forkompinda lainnya.

Kepala deputi bidang Koordinasi peningkatan kesehatan memberikan apresiasi ke Sulawesi Selatan sekaligus kritikan dalam sambutannya.

"Kami Apresiasi cakupan dari kepesertaan BPJS kesehatan di Sulawesi Selatan sudah sangat tinggi hingga di angka 90 persen lebih bahkan ada kabupaten yang sudah 100 persen, namun disisi lain tingkat peningkatan gizi dalam pelayanan posyandu berkurang di beberapa desa di Sulawesi Selatan.

Menanggapi hal tersebut pj Gubernur saat di konfirmasi mengakui hal tersebut dan mengintruksikan agar dilakukan peningkatan kwalitas.


"Bukan nggak efektif, sebenarnya kb kesehatan itu sudah di integrasikan, ada pos timbang, ada pos KB ,pos kesehatan, pos Gizi. semua pos-pos itu sudah di integrasikan dalam posyandu makanya di sebut dengan pos pelayanan terpadu dengan sistem 5 meja, satu sampai empat kesehatan dan limanya pelayanan KB. Dan kalau kira-kira gizinya turun makanya di posyandu ada di berikan makanan bergizi.

Itu semua makin tahun makin berkurang, makin nggak aktif bahkan cenderung hilang Sehingga kenapa gizi di Sulawesi Selatan cenderung beberapa desa agak terpuruk karena posyandunya tidak aktif.

Oleh karena itu saya instruksikan supaya posyandu dilakukan revitalisasi di Sulawesi Selatan dalam rangka peningkatan kwalitas kesehatan khususnya pelayanan posyandu.

dalam peringatan HARGANAS kali juga di hiasi dengan pameran hasil produk unggulan  UPPKS dari kabupaten/kota se-Sulawesi selatan dan pelayanan KB

Penulis :

Editor :