Perusda
Bank SUlsel Bar

Sekda Sulsel Soroti Serapan DAK Fisik Rendah

on 17/7/18 Oleh Redaksi
Sekda Sulsel Soroti Serapan DAK Fisik Rendah
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel Tautoto Tanaranggina saat menjadi Keynote Speech pada kegiatan Rapat Koordinasi di Aula GKN II Lt. 1 Jalan Urip Sumoharjo pada Selasa 17 Juli 2018.(Foto: KabarMakassar.com)

KabarMakassar.com -- Penjabat Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan Tautoto TR menyampaikan harapannya terkait pembangunan yang terjadi di daerah-daerah Sulawesi Selatan saat menjadi Keynote Speech pada kegiatan Rapat Koordinasi di Aula GKN II Lt. 1 Jalan Urip Sumoharjo pada Selasa 17 Juli 2018.

Tautoto yang juga membuka langsung rapat menyampaikan harapannya kepada para pelaksana pembangunan daerah untuk dapat mengakselerasi pembangunan daerah dengan menjaga sinkronisasi kegiatan-kegiatan lain yang sedang dilaksanakan.
 
"Kita harapkan dapat memberikan pemikiran untuk mengakselerasi pembangunan daerah, peningkatan koordinasi dan keterpaduan yang utuh antara pemerintah pusat dan daerah, serta sinkronisasi dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang dilaksanakan di daerah," jelasnya.

Dalam rapat yang dilanjutkan dengan Evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa pada semester I tahun 2018, Tautoto menyampaikan kekhawatirannya akan sejumlah daerah yang realisasi DAK Fisik dan Dana Desa yang masih rendah. 

Tautoto kemudian meminta para peserta rapat untuk ikut menyumbangkan pemikiran dan mengevaluasi kebijakan yang telah dilaksanankan terkhusus dalam alokasi DAF Fisik berikutnya.

"Pemikiran tersebut tentu juga akan membawa kita semua ke dalam tahap selanjutnya untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang telah dan sementara kita laksanakan, dengan harapan pada tahap evaluasi ini dapat menyediakan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dan penentuan alokasi DAK Fisik berikutnya, yang tentunya tetap berpedoman pada kriteria yang telah ditetapkan," jelasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan, Marni Misnur menyampaikan  Serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Semester I Tahun 2018 masih tergolong rendah dengan persentase baru mencapai 16,83 persen.

"Penyerapannya baru mencapai Rp681,26 miliar dari anggaran Rp4.046,88 miliar," ungkap Marni.

Marni menjelaskan, serapan DAK Fisik kali ini jauh lebih kecil dibandingkan pada periode yang sama dengan penyerapan yang mencapai 29,99 persen.

" Sampai dengan semester satu tahun 2018 tingkat penyerapan DAK fisik masih sangat relatif rendah yaitu baru mencapai 681,26 milliar dari anggaran yang tersedia 4.046,88 milliar atau sebesar 16,83 persen padahal pada periode yang sama tahun lalu mampu mampu mnyerap hingga 29,99% bahkan beberapa Pemerintah daerah sampai saat ini ada yang belum merealisasikan DAK Fisiknya," imbuhnya.

Adapun tujuan Rapat Koordinasi yang berhasil dihimpun Redaksi KabarMakassar.com antara lain:

- Mengevaluasi tingkat kinerja pemerintah daerah dalam penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Semester I Tahun 2018 serta Evaluasi implementasi Sistem Informasi Kredit program (SIKP) tahun 2018; 

- Menggali data dan informasi atas kendala-kendala/hambatan-hambatan dalam penyaluran DAK Fisik, Dana Desa dan implementasi SIKP pada tahun 2018 sehingga dapat menjadi pijakan kedepan, penyaluran DAK Fisik, Dana Desa menjadi lebih cepat, akurat, dan minim hambatan; 

- Meningkatkan koordinasi antara Kanwil DJPb, KPPN dan pemerintah daerah dari tingkat teknis hingga level manajerial dalam pengelolaan DAK Fisik, Dana Desa dan Implementasi SIKP sehingga permasalahan yang timbul di daerah dapat lebih mudah tertangani.

Adapun dalam Laporan Pagu dan Realisasi DAK Fisik TA 2018 yang diketahui belum menampilkan hasil Realisasi DAK Fisik datamg dari Kabupaten Takalar dan Kota Makassar.